Pilkada Serentak, Anggaran Justru Membengkak

0
85

cahyo

Cahyo Kumolo

FI,co Jakarta – Anggaran pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak semestinya dapat efisien. Karena itulah, pemerintah daerah (pemda) diminta tidak sembarangan mengalokasikan anggaran pilkada.

“Idealnya pilkada serentak ini harus bisa efisien, karena ada pilkada gubernur, ada pilkada bupati dan wali kota disatukan. Jangan kayak Kepri (Kepulauan Riau), kan tiga kali membengkak anggarannya,” kata Menteri Dalam Negeri (mendagri) Tjahjo Kumolo di Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Jakarta, Selasa (21/4).

Menurutnya, pihaknya akan terus menyisir anggaran yang disiapkan KPU daerah. Pada 4 Mei 2015, lanjutnya, pihaknya mengumpulkan seluruh pihak yang daerahnya akan digelar pilkada.

“Nanti tanggal 4 Mei kita kumpulkan,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi II DPR Rambe Kamaruzaman menyatakan, sejatinya pilkada serentak dapat menghemat anggaran. Namun yang terjadi sebaliknya.

“Contohnya saja di daerah saya di Labuan Batu, dari cuma Rp13 milyar jadi Rp30 milyar. Untung daerahnya mampu, jadi bisa. Tapi bagaimana dengan daerah yang tidak mampu?,” kata Rambe di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Paling bisa lebih hemat di honorer dan percetakan saja karena jadi serentak, tapi dalam hal lainnya ini jauh lebih menbengkak,” pungkasnya. sumber : SP

LEAVE A REPLY