Siapa Didukung ,Siapa Untung

0
187

kotak

FI.CO,Bojonegoro– Meski Pemilukada Bojonegoro masih akan berlangsung 2018 mendatang,namun mulai beberapa waktu lalu semangat dari masing-masing bakal calon sudah mewarnai hasrat politik di Bojonegoro

Pemilihan Umum Kepala daerah (Pilkada) Bojonegoro, untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati periode 2018 – 2023 bakal dihelat pada JNuni  2018 mendatang. Seperti disampaikan Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro Abdim Munif. Jika Pilkada Bojonegoro dipastikan baru akan digelar pada bulan Juni Tahun 2018 mendatang. Hal itu sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah Serentak, baik untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakilnya, maupun untuk Bupati dan wakilnya serta Wali Kota serta wakilnya.

Meski demikian nama-nama bakal calon bupati (bacabup) sudah bermunculan. Bambang Laras Puji Satoto alias Bimbing.Bacabup yang paling awal berani bicara secara blak-blak’an mau mencalonkan bupati .Bimbing bakal mencalonkan lewat jalur independen. Pria yang menjabat sebagai Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Mliwis Putih Bojonegoro itu, sudah memasang puluhan benner yang dipasang ditempat-tempat strategis di 28 kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Menyusul kemudian  Akmal Budianto yang sudah blusukan ke beberapa wilayah kecamatan di Bojonegoro Akmal Budianto yang pernah menjabat di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro itu, memiliki jaringan yang luas di Bojonegoro. Berikutnya menyusul, Brigjen TNI Wardiyono atau yang akrab disapa Mas Biyon. Seorang jendral bintang satu itu, pada acara silaturahmi dengan Pepabri yang ada di Jl. Diponegoro Bojonegoro, sudah secara terang-terangan menyatakan jika dirinya siap mencalonkan sebagai bacabup Bojonegoro pada Pilkada 2018 Lantas bacabup Gatot Agung Dwi Santoso yang sudah blusukan ke desa-desa dan melakukan sosialisasi untuk mencalonkan sebagai bupati Bojonegoro. Pak Agung, demikian biasa disapa, sudah bersafari ke desa-desa saat ada acara sedekah bumi, pengajian atau berbagai kegiatan yang ada di wilayah Kabupaten Bojonegoro itu.

Meski belum terang terlihat terdengar kabar Setyo Hartono (Wakil Bupati Bojonegoro), Hj. Mitro’atin (Ketua DPRD Bojonegoro), Ana Muawanah (Anggota DPR RI F-PKB) yang berasal dari Senori, Tuban juga bakal maju pada pilkada mendatang. Selain itu, beredar nama Soehadi Moeljono (Sekda Bojonegoro), dr Cholid Ubet (Ketua PC NU Bojonegoro), Hanafi (Kepala Disdik Bojonegoro), Wihadi (Anggota DPR RI F-Gerindra), Sukur Prianto (Wakil Ketua DPRD Bojonegoro). Juga masih ada bacabup lain, yang kabarnya belum berani muncul atau yang sering disebut “Jago Pendeman”.

Namun Hj Mafudoh Suyoto. Istri Bupati Bojonegoro itu, kini masih  teka-teki. Ia diprediksi juga bakal maju sebagai bacabup Bojonegoro. Hal itu, bisa dilihat dari gerakan dia di lapangan dengan terus turba ke desa-desa melalui kegiatan PKK karena yang bersangkutan adalah Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro. Nama lainya  yang kabarnya bakal ikut mencalonkan Hanafi-Nurul Azizah.Hanafi Kepala Dinas Pendidikan Bojonegoro, issunya bakal bergandengan dengan Hj Nurul Azizah Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Bojonegoro.

Jauh sebelumnya,Partai Demokrat (PD) memanaskan mesin partai di Bojonegoro untuk memenangkan Pilkada 2018. Kemenangan di Bojonegoro akan menjadi langkah awal untuk keberhasilan PD di Jawa Timur hingga di Pilpres 2019 nanti.”Sampaikan ke pemimpin di negeri Bojonegoro ini, 2018 kami akan datang merebut Bojonegoro 1. Anda semua bertanggung jawab bersama dengan kita,” ungkap Sekjen PD Hinca Pandjaitan pada Mare 2016 lalu di jl Veteran Bojonegoro.

Niat Sekjen PD untuk memenangkan Pilkada Bojonegoro juga disampaikan saat sejumlah fungsionaris DPP PP meninjau kantor DPC Bojonegoro yang masih dalam proses pembangunan. Sambutan dari kader-kader daerah kepada Hinca cs cukup meriah meski kantor baru 70 persen jadi.”Medan pertempuran kita merebut Bojonegoro 1, epicentrum-nya ada di sini. Jadi sebelum Pilkada 2018 kantor ini harus sudah jadi,” katanya.

Menanggapi tantangan Hinca, Ketua DPC Bojonegoro, Syukur Prianto mengaku menyiapkan jajarannya untuk merebut kursi Bupati di kabupaten itu. Syukur pun berharap agar kader-kader LDP KumHAM melalui kontribusinya kepada warga bisa bersinergi dengan DPC Bojonegoro untuk memenangkan Pilkada 2018. Ia menegaskan, PD harus menang agar tak lagi menjadi penonton karena tidak memegang kekuasaan di eksekutif.”Harapan saya LDP KumHAM bisa bersinergi dengan DPC untuk mengembalikan kejayaan Demokrat. Kita bekerja bersama-sama untuk bisa memenangkan Demokrat,” ucapnya.”Kita jangan hanya jadi penonton saja tapi kita tunjukkan bahwa partai Demokrat memang pantas menjadi partai pemenang,” tandas Syukur.BACA FORUM INDONESIA,EDISI CETAK NO 17

( suroso, dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY