Mesin Sedot Ancam Petambang Pasir Sungai Opak

0
24

Aktivitas penambangan pasir tradisional di Poyahan Seloharjo Pundong Bantul

FI.CO,Bantul – Rencana penambangan pasir di Sungai Opak Seloharjo Pundong dengan mesin sedot jadi sorotan publik. Bahkan dari kalangan legislatif akhirnya ikut angkat bicara terkait dengan rencana pengerukan dengan mesin itu.

Sampai Selasa (11/04/2017), mesin sedot masih dibiarkan teronggok di tepi Sungai Opak Poyahan Seloharjo Pundong Bantul. Belum ada tanda mesin akan segera beroperasi, sementara penambang pasir manual tetap menjalankan aktivitasnya seperti biasa.

Anggota Komisi C DPRD Bantul, Suryono dengan tegas mengatakan, apapun alasannya mengeruk pasir dari dasar sungai dengan mesin tidak dibenarkan dan harus dihentikan. Politisi Partai Golkar ini mengatakan, ketika pasir sudah diambil dengan mesin kerusakan lingkungan tidak bisa dihindari lagi.

Oleh karena itu ia mendesak agar aparat berwajib baik dari kepolisian dan Sat Pol PP bertindak tegas. “Jangan ragu-ragu, jika memang melanggar aturan harus ditindak tegas, pelaku penambangan dengan mesin sedot mestinya diproses sesuai hukum yang berlaku, tetapi saya berharap diberi pengertian dahulu,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Dusun Poyahan, Harbi mengatakan mayoritas warga menolak hadirnya mesin sedot itu. Selain merusak lingkungan, kehadirannya juga mengancam penambang pasir tradisional. “Aparat harus segera mengambil tindakan sebelum mesin itu beroperasi,” katanya.

LEAVE A REPLY