Rokok Juga Punya Peran

0
144

oleh :Masyhadi (Pemimpin Redaksi Reportaseindonesianews.coM)

Coba kita pikirkan dengan akal yang sehat dan dengan hati yang tulus berdasar keimanan dan ketaqwaan yang benar- benar taqwa bukan karena pikiran -pikiran yang kotor dan tidak berdasar yang kuat. Betapa tidak, “mati” adalah urusan Allah (urusan Tuhan) dan “mati” adalah pasti, tapi penyebab atau lantaran mati ada jutaan, dan itu hanya Allah Yang Maha Kuasa dan Maha Mengetahui .

Mati bisa terjadi atas kehendak Allah (Tuhan), mati bisa terjadi karena diabetes (kencing manis) karena makan makanan yang lezat- lezat, juga daging kambing pun bisa membunuh. Betapa tidak, daging kambing bisa akibatkan stroke (lumpuh) yang akhirnya mematikan.

Kedua penyakit diatas yakni diabetes dan stroke akhir – akhir ini paling banyak membunuh. Kemudian mobil atau motor pun jugu bisa membunuhmu.

Merokok (rokok) juga bisa timbulkan penyakit jantung dan lainya, akan tetapi banyak juga perokok berat justru sehat -sehat saja (tidak punya keluhan sakit apa-apa) bahkan usianya pun banyak yang mencapai 80 tahun ke atas .

Hal ini bisa kita telusuri di desa – desa, di daerah-daerah pasti akan banyak dijumpai seorang perokok berat yang usianya sudah 80 tahun tapi masih sehat, ” rokok” menurut hukum Islam dasarnya adalah “makruh” (yang apabila dilakukan tidak apa- apa dan apabila ditinggalkan mendapat pahala/kebaikan).

Coba bayangkan betapa banyaknya pabrik- pabrik rokok didirikan di seluruh wilayah Indonesia bahkan jumlahnya mencapai ribuan, yang dalam satu pabrik mempekerjakan ribuan karyawan dan karyawati, kalau dihitung diseluruh pabrik yang ada mencapai jutaan atau puluhan juta manusia yang hidupnya bergantung pada rokok

Bahkan  pajak yang diserap oleh pemerintah untuk menunjang ekonomi negara juga trilyunan rupiah. Bisa dibayangkan dalam setiap satu batang rokok dibebankan pada konsumen mencapai 25 sampai 30 persen pajaknya, berarti lebih banyak orang yang rokok akan bertambah pula pendapatan pemerintah dan semua itu kembali pada masyarakat untuk kesejahteraanya juga.

Hal ini semua sangat ironis sekali kalau keberadaan rokok atau perokok dipersulit atau dipermasalahkan.

Memang benar bagi mereka yang kehidupanya dilingkungan gedung -gedung mewah semuanya pakai AC dan juga dimobil-mobilpun sekarang pakai AC dan ditempat tersebut dilarang merokok ,padahal belum tentu hidup dilingkungan berAC lebih sehat daripada hidup dilingkungan perokok, bisa jadi semua itu karena adanya kepentingan tertentu mereka yang melarang merokok .

Hal ini belum lagi kalau kita tengok betapa ribuan bahkan jutaan petani tembakau, merekapun juga mengharapkan kesejahtraan dari hasil panen tembakau , jadi kalau ditarik kesimpulan bahwa: “mati” bukan karena merokok saja, “mati” bisa terjadi disebabkan dari macam sebab.

LEAVE A REPLY