Stok Beras 2,2 Juta Ton, Tak Ada Alasan Harga Naik

0
22

beras dalam gudang

FI.CO,Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan stok beras yang ada di Bulog saat ini mencapai 2,2 juta ton, cukup untuk memenuhi kebutuhan 3 bulan ke depan. Oleh karenanya tidak perlu muncul kekhawatiran akan naiknya harga beras.

“Tidak ada alasan harga beras naik, saya ulangi tidak alasan harga beras naik. Stok kita di seluruh gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Jakarta penuh, dan stok 2,2 juta ton, enggak ada alasan, tolong dipantau,” tegas Amran usai rapat koordinasi gabungan percepatan luas tambah tanam padi dan serap gabah petani di Auditorium Kementan, Jakarta, Rabu (3/5).

Amran mengungkapkan, pihaknya terus mengoptimalkan program serapan gabah petani dan program percepatan luas tambah tanam komoditas padi.

Hal itu dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi gejolak harga beras di tingkat masyarakat terutama menjelang puasa hingga Lebaran 2017.

Menurutnya, saat ini Kementan terus bersinergi dengan kementerian terkait dan lembaga negara guna mengendalikan harga beras dan memperbaiki jumlah produksi beras.

“Kami syukuri kami sinergi dengan Mabes Polri dan seluruh jajaran, dengan Menteri Perdagangan, dengan Menteri Dalam Negeri, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Menteri Sosial, dan kalau kami sinergi seperti ini, kami yakin harga terkendali produksi baik,” papar Amran.

Amran menargetkan, program luas tambah tanam pada periode April hingga September 2017 mencapai 6,5 hingga 7 juta hektare luas tambah tanam.

“Sampai September kami harapkan jangan di bawah 6 juta hektare kalau bisa 6,5 hingga 7 juta hektare, syukur-syukur bisa 7 juta herktare, karena periode Oktober hingga Maret di atas target, jangan kendor, tidak boleh mundur,” jelas Amran.

Sedangkan angka serapan gabah, Amran menargetkan hingga akhir bisa mencapai 75 juta ton gabah.

“Serapan gabah ternyata kalau dihitung-hitung bisa 20.000 ton per hari, hari ini mungkin masih 17.000 ton. Target serapan gabah tahun ini 75 juta ton, tahun kemarin target 73 juta ton, realisasinya 78 juta ton. Ya bisalah diatas target,” ungkapnya.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) harga beras kualitas bawah I di Jakarta pada Rabu (3/5) mencapai Rp 9.700 per kilogram. Sementara harga beras kualitas medium I mencapai Rp 11.500 per kilogram.

LEAVE A REPLY