Menyusul artis, atlet bakal ramaikan Pilkada

0
3

FI.CO – Sejak Pilkada digelar dengan pemilihan secara langsung, sejumlah artis terjun sebagai kandidat kepala daerah, terutama memanfaatkan popularitas mereka. Figur populer yang belum banyak memanfaatkan ketenaran mereka adalah atlet.

Sebagaimana para artis seperti Dedi Mizwar, Dede Jusuf, Zumi Zola, Rano Karno dan sederet nama tenar lainnya, atlet juga mulai sadar bahwa terkenalnya nama mereka di benak publik dapat digunakan untuk meraih tujuan politis.

Hal tersebut misalnya ditangkap oleh mantan pemain persipura Jayapura Jack Kamasan Komboy yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati Biak Numfor untuk pilkada serentak 2018 melalui Partai Hanura Provinsi Papua. Sebagaimana politisi, Jack mengaku ingin memberikan perubahan.

“Saya sudah siap dan sangat siap untuk kembali atau hadir di Biak guna membawa suatu perubahan, kita bukan datang sebagai sesuatu yang luar biasa, tetapi dengan apa yang ada dan sekarang saya berpikir sudah saatnya untuk hadir di Biak dan bersama-sama dengan masyarakat untuk melakukan suatu perubahan,” kata Jack kepada Antara, Kamis (22/07/2017).

Jack Komboy lahir di Jayapura , Papua 18 April 1977 adalah seorang pemain sepak bola Indonesia, dia biasanya bermain sebagai bek. Sebelum ia bermain untuk PSM Makassar, ia bermain untuk Persipura Jayapura 1998-2002, dan ia kembali lagi ke Persipura sejak tahun 2005.

Mantan salah satu bek tangguh di negeri ini memutuskan pensiun dari sepak bola karena aktif sebagai legislator di DPRD Papua melalui Hanura.

Jack menuturkan bahwa dirinya mendaftarkan diri calon bupati Biak Numfor di Partai Hanura pada Rabu (21/6). “Jadi saya berpikir ya sebagai kader Partai Hanura, kita sesama anak-anak asli Biak mempunyai hak yang sama untuk bisa ikut mendaftar sebagai bakal calon bupati Biak Numfor untuk pilkada serentak 2018,” kata Jeck yang juga Wakil Ketua DPD Partai Hanura.

Jeck mengatakan, perubahan yang dimaksud adalah perubahan yang benar-benar dirasakan dan benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat banyak.

Berbicara soal kondisi Biak saat ini, kata dia, masyarakat Biak kini membutuhkan pasar sehingga roda ekonomi bisa berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip dasar bahwa ekonomi kerakyatan itu sangat penting.

“Hari ini kita tahu bersama bahwa Kabupaten Biak Numfor itu ekonominya terganggu dan sedang berjalan tidak maksimal, banyak orang membutuhkan sebuah lapangan pekerjaan. Jadi saya berpikir mari kita hadir untuk memberikan solusi terkait permasalahan itu,” ujarnya.

Dia mengatakan, hingga kini dirinya sudah mendaftar sebagai bakal calon Bupati Biak Numfor, tinggal proses pengembalian formulir ke partai. “Semua partai saya sudah mendaftar, soal mekanisme dan hal lainnya akan dipikirkan kemudian,” ujarnya.

Terkait dukungan, dia mengembalikan semuanya itu ke partai karena masih harus melewati proses dan mekanisme yang panjang.

“Saya mengembalikan semuanya itu kepada partai untuk bisa melalui proses dan mekanisme yang sudah ada,” ujarnya.

sumber: rhimanews

LEAVE A REPLY