Menarik Pusaka Dari Alam Gaib

0
12
Pusaka milik Ki Awan

FI.CO – Keris berbagai ukuran, batu akik berbagai jenis, tombak, pedang kecil, hingga tongkat dari kuningan berkepala naga. Benda-benda itu didatangkan dari alam gaib oleh para pemburu benda bertuah.

Ada yang menarik pusaka itu dengan ritual merapal mantra dan wiridan dibantu tenaga dalam, ada yang meminta bantuan jin jika benda yang akan ditarik berukuran besar dan penunggunya atau khodamnya memiliki tenaga yang kuat.

Memang sulit dicerna logika, tapi ini nyata. Di era modern dan serba canggih, ada segelintir orang yang memiliki hobi unik, menyenangi benda-benda bertuah atau yang mereka sebut pusaka. Tak sekadar bendanya, tapi cara mendapatkannya yang membuat pusaka itu istimewa.

Ki Awan yang menyebut dirinya sebagai ‘Paranormal Gaul’ salah satu yang mengoleksi benda-benda pusaka itu. Jumlahnya mencapai ratusan, dari ukuran kecil berupa batu seperti batu akik, hingga keris dan tombak berukuran di atas satu meter. Dia mengaku mulai tertarik dengan pusaka dan proses tarik pusaka sejak lima tahun lalu, karena awalnya dia lebih memfokuskan kemampuan supranaturalnya untuk pengobatan.

“Abah ini katanya punya kemampuan menarik benda pusaka dari alam gaib. Saya tertarik karena awalnya penasaran dan ingin membuktikan benarkah ada benda-benda yang bisa ditarik dari alam gaib,” ujar Ki Awan.

Selama setahun, Ki Awan mengaku menjadikan Abah sebagai guru dalam hal tarik pusaka. “Saya tahu ada barang pusaka tapi enggak tahu kalau bisa ditarik-tarik (dari alam gaib),” tukasnya. Dia mempelajari olah napas untuk menambah kekuatan tenaga dalam, menghafal mantra dan berbagai bacaan, serta latihan penerawangan untuk mempertajam mata batin.

Dia melanjutkan, upaya penarikan pusaka pertama kali dilakukan dengan jarak jauh. Dari kamar kosong di rumahnya, Ki Awan dibantu gurunya melakukan ritual dan mendapatkan sebuah batu seperti batu akik dari Gunung Pancar, Bogor. Bunyi benda jatuh dari langit-langit rumah terdengar ketika batu berukuran kecil itu berhasil ditarik. Ki Awan pun mendapatkan sebuah batu yang jatuh di pahanya saat dia duduk bersila.

Dari kejadian itu, Ki Awan pun menjadi percaya proses tarik pusaka dari alam gaib. Dia makin getol belajar teknik tarik pusaka dan beberapa kali berhasil menarik pusaka dari jarak jauh tanpa bantuan gurunya. Benda yang didapatkan pun semakin beragam. Salah satunya Keris Semar Mesem sepanjang 20 sentimeter yang ditarik dari Gunung Geulis, Bogor.

Dia rajin mengunjungi tempat-tempat yang dikeramatkan seperti kuburan, gunung, batu besar, dan pohon besar untuk melihat apakah ada pusaka di tempat itu. “Sebelum menarik benda itu, saya menggunakan mata batin untuk menerawang apa bentuk bendanya, bagus tidak, apakah ada pemiliknya,” katanya. Ki Awan menyebut menarik benda pusaka bisa diibaratkan dengan menarik truk besar dengan tambang sendirian.

Ki Awan sendiri paling jauh menarik pusaka dari daerah Sukabumi dari rumahnya di Bogor. Menarik pusaka dari jarak dekat atau di lokasi tempat benda itu berada, lebih mudah. Tapi risikonya di alam terbuka, benda yang berhasil ditarik dari alam gaib bisa jatuh di mana saja dan tidak bisa ditemukan.

 

LEAVE A REPLY