Saat Ribuan Orang Berkeliling Komplek Keraton Yogya

0
122
Prosesi Lampah Budaya Mubeng Beteng di Yogyakarta

FI.CO, Yogyakarta – Semalam, para abdi dalem Keraton Yogyakarta beserta ribuan masyarakat menggelar prosesi Lampah Budaya Mubeng Beteng. Ritual ini untuk memperingati malam tahun baru Jawa atau malam 1 Sura.

Ritual digelar pada hari Kamis Wage atau malam Jumat Kliwon di tanggal 21 September kemarin. 1 Sura pada tahun ini memasuki tahun Dal berdasarkan kalender/penanggalan Jawa.

Tahun Dal akan terjadi setiap 8 tahun sekali. Prosesi keliling benteng Keraton Yogyakarta dan akan dimulai dari Kagungan Dalem Pelataran Keben mulai pukul 00.00 WIB.

Para abdi dalem yang mengikuti dengan berjalan kaki akan tapa bisu dan harus mengenakan pakaian peranakan dengan kain wiron engkol dan tidak mengenakan sandal serta tidak mengenakan keris. Namun, masyarakat umum, memakai pakaian bebas asal sopan dan rapi. para rombongan depan adalah para abdi dalem keraton. Mereka membawa tombak atau pusaka yang di arak dengan beberapa bendera.

Saat Ribuan Orang Berkeliling Komplek Keraton Yogya

Selama berlangsung prosesi ini pun, peserta juga tidak diperkenankan berbicara selama perjalanan. Hal ini mengandung arti sebagai bentuk refleksi diri dan dalam rangka mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Rute yang dilalui dari pelataran Keben menuju Jl Rotowijayan, Jl Kauman, Agus Salim, Jl Wahid Hasyim, Suryowijayan, Pojok Beteng Kulon, MT Haryono, lewat depan Plengkung Gading ke timur hingga Pojok Beteng Wetan. Selanjutnya ke arah utara Jl Brigjen Katamso, Ibu Ruswo dan Alun-alun Utara.

Jaraknya kira-kira sekitar 5 kilometer. Selama ritual Mubeng Beteng berlangsung, ruas jalan yang dilewati itu pun diberlakukan penutupan berkala.

LEAVE A REPLY