DPRD Minta Buku Misteri Hantu Gentayangan Ditarik dari Sekolah

0
3

FI.CO, Malang – Adanya buku berjudul ‘Misteri Hantu Gentayangan’ dan ‘Hantu Pojok Rumah’ untuk koleksi perpustakaan SD di Kabupaten Malang, menarik perhatian wakil rakyat. DPRD meminta buku mengisahkan hantu itu ditarik.

“Untuk sementara, kami meminta buku itu ditarik dan tidak dipinjamkan kepada siswa bagi SD yang menerima,” terang Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo, 6 Oktober.

Menurut Kusmantoro, penarikan buku dirasa sangat tepat sementara ini. Karena isi muatan mengacu dari judul tak layak untuk kebutuhan anak-anak.

“Kami belum baca, semua isinya, akan lebih nanti segera memanggil Dinas Pendidikan soal dua buku itu,” tegasnya.

Kapan dilakukan pemanggilan itu?. Kusmantoro memastikan sesegera mungkin, karena ini menyangkut dunia pendidikan di Kabupaten Malang.

“Diknas harus dipanggil, kita akan tanya mulai dari proses pengadaan, pemenang, sampai distribusi hingga buku, judul dan penerbitnya,” beber Kusmantoro.

Pustakawan Universitas Negeri Malang Profesor Joko Saryono menilai, buku-buku bacaan yang diadakan pemerintah harus memperkaya imajinasi, mempertajam akal budi, mengokohkan logika, memperhalus rasa dan memperkuat hasrat ingin tahu selain dapat menghibur.

“Pada dasarnya sumber belajar dan bahan ajar harus sesuai dengan karakteristik peserta didik di samping dapat mencapai tujuan yang hendak diraih. Secara psikologis, sosiologis, bahkan spiritual harus sesuai dengan keadaan, cita, dan orientasi peserta didik,” ungkap Joko saat dihubungi.

Menurut Joko, dalam UU Perbukuan disebutkan buku bacaan harus bermutu, murah dan merata. Pesan dan amanat apa yang dikandung buku itu?. Itu sebuah hal yang sangat penting.

“Dalam undang-undang soal buku sudah diatur jelas, memiliki mutu dan murah. Sumber belajar dan bahan ajar harus sesuai dengan karakteristik peserta didik secara psikologis, sosiologis, bahkan spiritual harus sesuai dengan keadaan, cita, dan orientasi peserta didik,” ujar Kepala Perpustakaan Universitas Negeri Malang ini.

Dunia pendidikan Kabupaten Malang digemparkan dengan judul buku Misteri Hantu Gentayangan dan Hantu Pojok Rumah akan menjadi koleksi perpustakaan bagi SD di Kabupaten Malang.

Buku-buku itu didapatkan dari Kementerian Pendidikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) 2017 senilai Rp 1,1 miliar.

LEAVE A REPLY