Berpotensi Tampil di Asia, Legalitas Bhayangkara FC dan Madura United Belum Beres

0
3
Firman Utina dan Evan Dimas berlatih bersama Bhayangkara FC. (dok. Bhayangkara FC)

FI.CO, Jakarta – Legalitas menjadi salah satu syarat sebuah tim bisa tampil di kompetisi level Asia. Saat ini, papan atas klasemen justru dihuni klub-klub yang aspek legalitasnya belum beres.

Indonesia mendapatkan tiga slot di kompetisi Asia (AFC) pada tahun 2018. Satu tim Liga 1 mendapatkan tiket playoff Liga Champions Asia dan dua tiket Piala AFC 2018.

Klub yang berhak tampil di dua ajang itu ditentukan hasil akhir peringkat Liga 1 2017. Selain itu, ada tuntutan lolos verifikasi lisensi klub AFC, yang terangkum dalam lima aspek (finansial, legal, Infrastruktur, sporting, serta administrasi dan personel) yang terdiri dari 49 item yang wajib dipenuhi.

Dari 49 item yang disyaratkan itu dibedakan dalam tiga grade. Yaitu, grade A (item yang wajib dipenuhi), grade B (item yang bisa dinegosiasi), dan grade C (sebaiknya ada tetapi jika tidak ada tidak akan masalah). Pengajuan syarat lisensi klub dimulai 1 April sampai 31 Oktober 2017.

Salah satu penilaian lisensi AFC itu juga menyebutkan tentang eksistensi sebuah klub. “Dalam sosialisasi itu disampaikan kalau sebuah klub minimal memiliki eksistensi dua tahun untuk warna klub, logo, nama, badan hukum, home base, dll,” kata Corporate Secretary Bhayangkara FC (BFC), Rahmad Sumanjaya.

Dengan deretan syarat itu, dua di antara tiga klub teratas papan klasemen Liga 1 justru terancam tak bisa tampil di dua ajang Asia itu.

Bhayangkara FC dan Madura United merupakan tim-tim baru di Liga 1 sehingga legalitasnya belum beres. Bali United juga sedang mengejar standar stadion.

Manager Departemen Lisensi Klub PSSI, Tigor Shalomboboy, mengatakan bahwa tak mau main-main dengan aturan yang telah diterapkan AFC, termasuk apakah PSSI akan melobi untuk memberikan keringanan. Sebab jika melanggar, kemungkinan besar akan ada sanksi hingga denda.

“AFC menugaskan federasi di masing-masing negara untuk melakukan proses lisensi, dangan aturan dan standar yang di buat AFC. Dan mereka mengawasi, jika kami tidak jalan sesuai aturan, tentu akan ada sanksi dari mereka,” ujarnya.

Jika peringkat pertama atau kedua dan ketiga tak memenuhi persyaratan, maka yang berhak maju ke kompetisi level Asia adalah tiga klub di bawahnya. Di klasemen sementara, peringkat keempat, lima dan enam ditempati oleh PSM Makassar, Persipura Jayapura dan Persija Jakarta.

Berikut Jadwal Kompetisi AFC:
AFC Champions League 2018: Play off juara domestik. Jika gagal otomatis tampil di AFC Cup

AFC Cup 2018: Peringkat kedua dan ketiga kompetisi domestik

Administrasi Wakil Indonesia di AFC: 15 November 2017

Drawing AFC Champions League dan AFC Cup Cup 2018: 6-8 Desember 2017

LEAVE A REPLY