Harga Eceran Tertinggi Berlaku, Pedagang Masih Jual Beras Mahal

0
2

FI.CO, Jakarta – Harga Eceran Tertinggi (HET) beras telah diberlakukan pemerintah sejak 1 September lalu. Pemerintah menetapkan eceran tertinggi beras premium Rp 12.800/kilogramm dan medium Rp 9.450/kilogram.

Walaupun begitu, masih saja ada pedagang yang menjual beras di atas HET. Contohnya di Pasar Pondok Labu, Jakarta Selatan.

“Harganya beras yang bagus, petruk 5 kilogram Rp 70 ribu,” ucap salah satu pedagang beras di Pasar Pondok Labu yang enggan disebutkan namanya, 12 Oktober.

Jika dihitung, maka harga 1 kilogram beras itu Rp 14 ribu lebih tinggi dari HET Rp 12.800 per-kilogram. Ia mengaku menjual beras di atas HET karena harga beras yang dia ambil dari penyalur naik rata-rata Rp 500 per-kilogram.

“Memang segitu harganya. Kan beras memang lagi naik,” sambungnya.

Sedangkan di tempat berbeda, Yuli seorang pedagang beras ukuran 5 kilogram seharga Rp 65 ribu atau Rp 13 ribu per-kilogram.

Saat ditanya alasan menjual harga di atas HET dia mengaku kurang tahu dan hanya mengikuti kondisi penjualan harga beras.

“Saya nggak tahu lah. Memang begitu harga di jualnya,” ucap Yuli.

Sementara, salah satu pedagang lainnya yang ditemui di tempat yang sama justru menjual beras sesuai kebijakan pemerintah. Ia menjual beras ukuran 5 kilogram seharga Rp 56 ribu atau Rp 11.200 per-kilogram.

“5 kilo yang petruk Rp 56 ribu. Murah-mahalnya tergantung juga sama kualitas,” pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, menegaskan bakal ada sanksi bagi pedagang yang menjual beras di atas HET.

“Satu dua pengusaha coba-coba ambil keuntungan semaksimal mungkin di pengusaha lain yang kurangi untung, menyimpan beras, tahan beras di gudang sehingga stok berkurang, maka jangan pernah pikir bisa dagang lagi karena izin saya cabut,” ujar menteri yang akrab disapa Enggar itu, 10 Oktober kemarin.

“Sesudah itu, kami laporkan ke Bareskrim untuk ditangkap. Enggak cukup kami sita dan tutup, bukan hanya itu, kami keras, karena ini menyangkut keadilan,” lanjut Enggar.

LEAVE A REPLY