Harga Ikan Laut di Bojonegoro Masih Stabil

0
3
Sejumlah pedagang ikan laut di Pasar Kota, Bojonegoro, melayani pembeli, 12 Oktober

FI.CO, Bojonegoro – Sejumlah pedagang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan harga berbagai jenis ikan laut masih stabil, meskipun pasokan dari daerah penghasil berkurang dibandingkan dalam kondisi normal sejak sepekan terakhir.

“Kapal saya hanya memperoleh ikan laut sedikit, bahkan dua hari terakhir hanya memperoleh sekitar 30 kilogram sekali melaut,” kata seorang pedagang ikan laut di Pasar Kota, Bojonegoro Ny. Hanik, di Bojonegoro, 12 Oktober.

Padahal, menurut dia, biaya melaut bisa mencapai Rp2,5 juta untuk biaya 25 tenaga kerja termasuk untuk membeli bahan bakar minyak (BBM).

“Kalau hanya memperoleh ikan 30 kilogram ya merugi, sebab kalau ramai dapat ikan sekali melaut bisa berton-ton,” ucapnya menegaskan.

Oleh karena itu, ia kemudian menghentikan kapalnya melaut, karena biaya yang dikeluarkan dengan penghasilan tidak sebanding.

Menurut dia, banyak kapal di sejumlah kecamatan di Tuban, yang juga tidak melaut dengan pertimbangan perolehan ikan tidak sebanding dengan pengeluaran.

“Ya kurang tahu sampai kapan ikan laut sepi,” ujarnya.

Menurut dia juga pedagang ikan laut lainnya Bambang, sedikitnya tangkapan nelayan di Pantura Tuban bukan disebabkan angin laut kencang.

“Saya hanya memperoleh pasokan ikan laut dari pedagang pemasok berkisar 10-30 kilogram per hari. Biasanya lebih dari 1 kuintal per hari,” ucap pedagang ikan laut lainnya Ny. Sutin menambahkan.

Meskipun pasokan ikan laut berkurang, menurut para pedagang, harga ikan laut di pasar setempat masih stabil. Harga ikan tenggiri Rp 70 ribu per-kilogram, ikan tongkol dan tuna Rp 30 ribu per-kilogram, kerapu Rp 20 ribu per-kilogram, cumi Rp 50 ribu per-kilogram dan nus Rp 30 ribu per-kilogram.

Harga udang laut berkisar Rp 30 – Rp 60 ribu per-kilogram, rajungan dan kepiting masing-masing Rp 70 ribu per-kilogram, teri nasi Rp 40 ribu per-kilogram, dan kakap Rp 30 ribu per-kilogram

Hanya saja, lanjut Bambang, kalau pasokan ikan laut terus berkurang, maka harga ikan laut akan cenderung merangkak naik.

“Ikan air tawar sekarang juga ikut naik seperti bandeng naik menjadi Rp 20 ribu per-kilogram yang biasanya Rp 18 ribu per-kilogram,” kata Bambang menjelaskan.

LEAVE A REPLY