Bank Indonesia Kediri Dorong Desa Kembangkan Wisata

0
50
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto

FI.CO, Kediri – Bank Indonesia Kediri, Jawa Timur, mendorong agar desa ikut mengembangkan potensi wisata di daerahnya, sehingga secara tidak langsung juga akan meningkatkan pendapatan daerah.

“Ada beberapa potensi yang bisa dikembangkan di daerah, tapi fokus ke potensi dan jangan terlalu banyak, tapi fokus,” kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Djoko Raharto di Kediri, 25 Oktober.

Ia juga mencontohkan potensi wisata tersebut misalnya di Desa Jugo, Kabupaten Kediri. Di tempat itu terletak di areal pegunungan dan ada wisata air terjun menarik.

Terdapat lokasi wisata air terjun yang juga cukup bagus, yaitu irenggolo, sehingga menarik minat wisatawan datang.

Namun, di lokasi itu juga berpotensi untuk areal tanaman, misalnya tanaman kopi. Lahan di areal pegunungan bisa ditami kopi, sehingga jika panen bisa dimanfatkan warga untuk kebutuhan ekonomi mereka.

“Saya lihat di irenggolo (Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri) juga bagus, termasuk jadi sentra ekonomi. Begitu juga di sendang (Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung),” katanya.

Ia juga menambahkan, selain jadi sentra ekonomi, juga bisa dimanfatkan untuk menarik kunjungan wisatawan. Mereka bisa disajikan dengan aneka ragam kearifan lokal, termasuk berbagai menu masakan yang menjadi ciri khas daerah tersebut.

Namun, ia mengakui tidak mudah untuk menjadikan daerah sebagai pusat wisata serta pusat ekonomi. Semua elmemen di daerah tersebut harus bekerjasama, sehingga desa menjadi maju. Potensi di daerah juga harus terus digali, sehingga ada ciri khasnya.

“Beberapa potensi daerah itu bisa dikembangkan. Bahkan, sebenarnya banyak dan ini perlu mengajak teman untuk ‘Membuka mata’, karena yang bergerak orang-orang muda, yang punya jiwa “Enterpreneurship”, jiwa pengorbanan,” katanya.

Djoko menambahkan, saat ini berbagai kecanggihan teknologi juga bisa dimanfaatkan untuk lebih mengenalkan daerahnya. Berbagai fasiltas jejaring sosial misalnya “Facebook”, “Instagram”, dan lainnya cukup bermanfaat membuat daerah menjadi lebih dikenal.

“Media sosial saat ini laur biasa. Misalnya saat ini Jogja menjadi tujuan wisata, tapi di Kediri dan sekitar juga bisa. Terlebih lagi, jika tol nanti sudah jadi, syukur-syukur ada tol ke Tulungagung,” katanya berharap.

Sejumlah desa di kabupaten Kediri saat ini berlomba menjadi desa wisata. Beberapa desa itu misalnya desa Jugo di kecamatan Mojo, desa Sumberwaras di kecamatan Ngancar yang ada wisata Gunung Kelud (1.731 meter di atas permukaan laut), desa Joho di kecamatan Mojo yang ada potensi wisata madu, dan sejumlah desa lainnya.

LEAVE A REPLY