UGM Tolak Usul Penerimaan Mahasiswa Lewat Kemampuan Baca Alquran

0
8
Kampus UGM

FI.CO, Jakarta – Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada (UGM) Eko Suwardi mengusulkan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur seleksi bibit unggul lewat kemampuan membaca dan menghafal kitab suci. Usulan itu ditolak rektorat UGM.

Pernyataan tersebut disampaikan Juru bicara UGM Iva Aryani, 4 November. Iva menjelaskan, surat tersebut sebenarnya bersifat internal, namun kemudian tersebar dan akhirnya viral di media sosial dan berkembang ke mana-mana.

“Pada intinya ya, pimpinan universitas tidak mengakomodir usulan itu,” kata Iva.

Surat usulan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Eko Suwardi
Surat usulan dari Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Eko Suwardi Foto: dok. Istimewa

Iva menjelaskan, tidak ada tindaklanjut dari pimpinan UGM soal usulan tersebut. Usulan itu dinilai normal-normal saja dalam sebuah institusi. Siapapun berhak mengeluarkan usul maupun gagasan.

Berikut penjelasan resmi pihak kampus UGM soal hal tersebut:

Sebagai universitas nasional, UGM terbuka bagi siapa pun anak bangsa yang berprestasi dan berasal dari berbagai kalangan maupun latar belakang. Dalam pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi, UGM selalu berlandaskan Pancasila, UUD NRI 1945, dan kebudayaan Indonesia. Landasan inilah yang melatarbelakangi proses penerimaan mahasiswa baru UGM. 

Terkait surat dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM nomor 5447/UN1/EB/KL/2017 perihal usulan jalur penerimaan mahasiswa baru di UGM dengan ini disampaikan bahwa Pimpinan UGM telah memutuskan untuk tidak mengakomodasi usulan tersebut.

Demikian informasi ini disampaikan semoga menjadi perhatian.

Humas
Universitas Gadjah Mada

LEAVE A REPLY