TRAGIS..!!!! Ketua PGRI Banyuwangi Kibarkan Bendera Perang

TRAGIS..!!!! Ketua PGRI Banyuwangi Kibarkan Bendera Perang

0
5

FI.CO, Banyuwangi – Acara Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke 72 yang diperingati pada hari Rabo (29/11) lalu di RTH Maron kecamatan Genteng menyisakan kejadian yang sangat memprihatinkan.

Ketua PGRI Banyuwangi, Teguh Soemarno saat memberikan sambutan didepan ribuan guru dari 25 UPT Banyuwangi diduga lepas kontrol dengan menyebut jika LSM & Wartawan adalah pihak yang tidak bertanggung jawab serta pengusik kinerja insan pendidikan.

Banyak pihak menyesalkan pernyataan Teguh tersebut karena dianggap bisa menimbulkan konflik dan merusak hubungan kemitraan yang selama ini sudah terjalin baik.

Salahsatunya datang dari sujiyono dari LSM LPRI, tokoh aktivis muda asli Bumi Blambangan itu mengatakan jika apa yang disampaikan ketua PGRI Banyuwangi sudah sangat menyakiti hati banyak pihak dan tidak selayaknya diutarakan oleh seorang tokoh masyarakat yang dipercaya memimpin sebuah organisasi besar seperti PGRI.

“Jangan-jangan beliau saat memberikan sambutan itu dalam keadaan mabok ya mas, kok ngomongnya seperti kurang beretika begitu,” tutur Sujiyono sambil tersenyum manis.

“Apalagi beliau menyampaikan hal itu didepan ribuan orang yang hadir, apa beliau tidak sadar ucapannya itu mewakili organisasi yang dia pimpin,” tambahnya.

Sedangkan saat Teguh Sumarno dimintai klarifikasi melalui ketua umum LSM LP3KB yang bernama Sugeng Setiawan SH menyebutkan jika pihaknya tidak bermaksud menyama ratakan perilaku wartawan dan LSM tapi hanya sebagian saja yang tidak terdaftar.

“Makanya saya menekankan pada kata-kata ada pihak-pihak yang artinya sama dengan penyebutan oknum walau artinya sangat tipis.” papar Sugeng menirukan apa yang disampaikan Teguh saat menemui awak media dari berbagai media Jumat (1/12) kemarin.(ags fh/tim)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY