2 Hari Hilang, Remaja Terseret Arus Sungai Ditemukan Meninggal

0
85
Basarnas mengevakuasi korban

FI.CO, Pasuruan – Pencarian Mukhlis (16), remaja yang terseret arus Sungai Kedunglarangan, kecamatan Bangil, kabupaten Pasuruan, membuahkan hasil.

Remaja asal Dusun Nganglang Utara RT 1/RW1 desa Oro-oro Ombo Kulon, kecamatan Rembang, itu ditemukan dalam keadaan meninggal.

Jasad korban ditemukan mengambang di Perairan Tlocor, Sidoarjo. Posisi tersebut berjarak sekitar 4 kilometer dari muara Sungai Kedunglarangan.

“Pukul 10.00 WIB, kami menerima informasi dari warga ada mayat mengambang di Tlocor. Tim langsung menuju lokasi dan memastikan mayat tersebut adalah korban terseret arus, Muhlis,” kata Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana, Rabu (13/12).

Pencarian hari kedua ini melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari Basarnas Surabaya, BPBD, dan relawan. Proses pencarian sedikit terhambat arus bawah sungai yang deras.

“Setelah dievakuasi dan dipastikan itu jasad Mukhlis, kemudian dibawa ke RSUD Bangil,” terang Bakti.

Warga berada di lokasi
Warga berada di lokasi

Seperti diberitakan, Mukhlis, seorang remaja asal Kabupaten Pasuruan, terseret arus Sungai Kedunglarangan, Senin (11/12).

Sebelum terseret arus, Mukhlis bermain di sungai bersama teman-temannya. Mereka melakukan permainan loncat-loncatan ke dalam sungai.

Saat sekawanan remaja ini bermain, kondisi arus sungai masih landai dan volume air belum tinggi. Namun, beberapa saat kemudian turun hujan lebat sehingga arus sungai mulai kencang dan vomulenya bertambah.

Meski demikian, Mukhlis dan teman-temannya tetap meloncat ke sungai dan akhirnya terseret ke arah utara.

LEAVE A REPLY