Pedagang Pasar Sorengan Curhat ke Polisi: Ayam Lagi Mahal Pak!

0
65
Polisi sidak ke pasar

FI.CO, Bandung РMenjelang Natal dan Tahun Baru Satgas Pangan Kabupaten Bandung melakukan sidak ke Pasar Soreang, babupaten Bandung, Jawa Barat untuk memantau stabilitas harga dan stok pangan.

Sidak itu dipimpin langsung oleh Kapolres Bandung AKBP Nazly M Harahap, Kepala Dinas Perdagangan Popi Hopipah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran dan jajaran Satreskrim Polres Bandung.

Pada sidak itu, salah satu pedagang ayam potong Ai Aisyah (46) curhat kepada rombongan Satgas Pangan Kabupaten Bandung terkait kenaikan harga ayam potong yang mencapai Rp 3 ribu.

“Harga ayam lagi mahal pak, naik Rp 3 ribu dari Rp 32 ribu menjadi Rp 35 ribu,” kata Ai kepada Nazly, Rabu (13/12).

Menurut Ai, kenaikan harga tersebut terjadinya karena gagal panen di sejumlah peternak ayam potong. Kondisi tersebut sudah terjadi dua pekam yang lalu.

“Panen gagal karena musim hujan. Biasanya saya jual sampai 200 potong ayam, sekarang hanya 150 potong,” ujarnya.

Kapolres Bandung AKBP Nazly M Harahap berujar, dari hasil pengecekan harga dan stok pangan bersama Satgas Pangan di Pasar Soreang masih normal.

“Alhamdullilah kami bersama Satgas Pangan Kabupaten Bandung mengecek harga di Pasar Soreang, dari kebutuhan pokok masyarakat yang dicek harga masih normal, kisaran masih normal tidak ada kenaikan yang signifikan,” ujarnya.

Nazly menuturkan, kenaikan harga terjadi pada komoditas ayam potong. “Ada tadi ayam, kenaikan (harga) sekitar seribu, dua ribu, kami kira masih dalam tatanan wajar,” tuturnya.

Ia memastikan menjelang Natal dan Tahun Baru, tidak ada kenaikan harga yang berarti dan stok pangan masih aman. “Sampai tahun baru kami akan terus pantau agar harga terus seperti ini, jangan sampai ada gejolak kenaikan harga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bandung Popi Hopipah menjelaskan, kenaikan harga ayam potong selain karena momen Natal dan Tahun Baru terjadi akibat cuaca buruk akhir-akhir ini.

“Harga masih relatif standar (seluruh komoditi pangan). Pasokan masih terjamin, beras ada sampai tiga bulan ke depan, hanya telor dan ayam yang naik karena faktor cuaca. Selain itu kenaikan karena mau natal dan tahun baru, tapi tidak terlalu signifikan,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY