Timbun dan Naikkan Harga Sembako Jelang Natal Bisa Dipidana

0
84

FI.CO, Semarang – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar operasi pasar bahan pokok jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru untuk mengendalikan harga. Jika ada pihak yang menaikkan harga bahan pokok atau penimbunan, maka akan dipidanakan.

Kegiatan operasi pasar dan gerakan stabilisasi pangan (GSP) dimulai di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan Semarang. Komoditi yang dikirim yaitu beras, gula pasir, dan minyak goreng.

“Ada gula, beras, minyak, ada tambahan daging beku. Dikirim ke 6 Karisidenan mulai Pekalongan, Banyumas, Semarang, Pati, Solo, dan Magelang. Kemudian nanti ke titik-titik pasar yang ramai masyarakat,” kata Sekda Provinsi Jateng selaku ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Sri Puryono di lokasi, Rabu (13/12).

Sebanyak 20 mobil tersebut dilepas oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan dari Kepolisian, Bulog sub Divre Jawa Tengah, dan pimpinan DPD.

Ganjar mengatakan saat ini stok beras di Jawa Tengah aman sampai bulan Februari 2018 dengan jumlah 130 ribu ton. Sedangkan gula pasir ada 43 ribu ton, dan minyak goreng 230 ribu ton.

“Semua tim turun jadi satu untuk gerakan ini. Ujungnya inflasi terjaga. Dan ini untuk menghadapi mau libur, fluktuasi harga dipantau,” kata Ganjar.

Pemprov Jateng kini juga masih memantau kerugian pangan akibat bencana alam dan akan siap membantu jika dibutuhkan. Dari yang terpantau saat ini ada harga cabai dan bawang merah yang mulai merangkak naik.

“Kalau ada spekulan harga, kita dorong dengan operasi ini. Pemprov sedang hitung akibat bencana berupa puso. Buat analisis,” tandasnya.

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari menegaskan, satgas pangan akan tetap melakukan pemantauan. Jika ada yang berspekulasi harga atau penimbunan, proses hukum akan dilakukan.

“Stok bahan pokok di Jateng sampai 3 bulan ke depan aman. Tidak ada alasan kenaikan harga. Tim satgas pangan akan memonitor. Kalau ada indikasi tidak benar, akan lakukan langkah lebih lanjut. Semoga tidak ada spekulasi harga, hindari penimbunan, karena itu pidana,” tegas Lukas.

LEAVE A REPLY