Wali Kota Solo Ingatkan Pedagang Tak Naikkan Harga Sembarangan

0
100

FI.CO, Solo – Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mewanti-wanti para pedagang untuk tidak menaikkan harga kebutuhan pokok sembarangan. Terlebih jika menaikkan harga dengan alasan momentum libur Natal dan Tahun Baru.

“Pedagang jangan sampai menaikkan harga dengan mengambil momentum hari besar nasional maupun hari besar keagamaan. Ambillah untung seperti hari biasanya,” kata Rudy saat meninjau operasi pasar di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jumat (22/12).

Dia khawatir kenaikan harga yang meningkat drastis membuat masyarakat panik. Dari sisi perekonomian, dia juga khawatir harga yang tidak stabil dapat memicu pertumbuhan inflasi yang tidak terkendali.

“Sampai saat ini kan inflasi Kota Solo cukup rendah. Jangan sampai akhir tahun ini menjadi naik. Makanya kita menggelar operasi pasar,” ujarnya.

Menurut Sekretaris II Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Surakarta, Taufik Amrozy, target pertumbuhan inflasi Kota Solo tahun ini berada di angka 3,5 persen dengan rentang ± 1 persen. Hingga November 2017, inflasi berada di angka 1,99 persen.

“Bulan Desember ini kami targetkan 0,45 persen atau 0,5 persen. Kalau sampai November kemarin 1,99 persen, ditambah bulan ini berarti 2,49 persen,” ujarnya.

Taufik mengatakan harga bahan pokok saat ini cenderung naik. Namun pihaknya memberi perhatian khusus kepada harga elpiji dan beras.

“Cabai kemarin naik cukup banyak, tapi kalau masalah musim nanti akan turun dengan sendirinya. Kalau untuk beras dan elpiji ini kami pengin masyarakat tidak panik,” ungkapnya.

Gas elpiji di Solo
Gas elpiji di Solo

Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagyo, mengaku menyiapkan 520 tabung elpiji dalam operasi pasar hari ini. Dia juga menyiapkan 10 ton beras selama operasi pasar Nataru.

Elpiji dijual Rp 15.500 per tabung 3 kg. Beras dijual seharga Rp 11 ribu untuk kelas premium dan Rp 8 ribu untuk kelas medium.

“Selain di sini, besok kita ke Pasar Jongke dan bergulir setiap hari sampai 29 Desember. Nanti lihat situasi, kalau masih perlu akan kita perpanjang,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY