Cerita Angkernya Hutan Soppeng yang Ditunggui Wanita Cantik

0
216

FI.CO, Soppeng – Misteri hilangnya Nurdin (75) di dalam hutan Galimpuae, Desa Pissing, Kecamatan Donri-Donri, Soppeng, Sulsel menyimpan misteri. Masyarakat Soppeng percaya hutan itu sebagai hutan keramat.

Meski korban telah ditemukan (3/01) pagi, cerita dari mulut ke mulut oleh sejumlah masyarakat membuat penasaran. Tokoh masyarakat setempat, Mulyadi menceritakan lokasi yang disakralkan penduduk tersebut.

“Di sana ada kuburan kuno yang dipercaya milik ‘dato’ setempat. Ada juga sumur kuno besar (Galimpuae), penunggunya wanita cantik, sering dilihat warga”, ungkap Mulyadi, Rabu (3/1).

Mulyadi menceritakan, dulu di hutan tersebut sudah banyak korban yang hilang. Konon korban hilang karena melihat tanaman cabai yang besar buahnya seperti tanduk kerbau.

Bila melihatnya, korban tidak bakal lagi bisa kembali dari dalam hutan. Tidak pula bisa ditemukan meski banyak orang mencarinya.

Di lokasi terpisah, Kepala Desa Pissing, Siti Salimah membenarkan nama lokasi yang kerap diistilahkan warga setempat sebagai hutan ‘Galimpuae’. Di hutan ini mengandung banyak cerita misteri.

Cerita Angkernya Hutan di Soppeng yang Ditunggui Wanita Cantik
Kades Pissing, Siti Salimah

“Iya, lokasi itu dikenal keramat. Warga di sana menyebutnya hutan Galimpuae, diketahui warga pun banyak yang tersesat sebelumnya meski tidak sampai lama seperti Bapak Nurdin”, ungkap Siti.

Kondisi hutan berstatus hutan lindung sekaligus hutan adat ini terdiri dari banyak bukit yang mengelilinginya. Hutan ini diungkapkan jarang terjamah manusia. Penduduk setempat mengaku takut memasuki kawasan hutan tersebut.

LEAVE A REPLY