Kisah Penjual Kembang Tahu Berseragam Tentara di Jaktim yang Viral

0
55

FI.CO, Jakarta – Salam (52), penjual jajanan kembang tahu di Cipinang, Jakarta Timur mendadak menjadi perbincang warganet dan viral di media sosial. Hal tersebut dikarenakan keunikannya dengan memakai seragam ala tentara saat berjualan kembang tahu.

Pria asal Kuningan, Jawa Barat tersebut biasa dipanggil pelanggannya dengan sebutan ‘Jenderal Boneng’. Dia bercerita memang memiliki berkeinginan menjadi prajurit TNI ketika masih muda.

Kisah Penjual Kembang Tahu Berseragam Tentara di Jaktim yang Viral
Kisah Penjual Kembang Tahu Berseragam Tentara di Jaktim yang Viral

Karena tak terwujud, ketika berjualan kembang tahu dia memakai seragam mirip TNI sebagai ciri khas.

“Nggak ada bekas prajurit tapi emang dulu punya cita-cita jadi prajurit karena nggak kesampaian jadi cuman jadi ciri khas aja,” kata Boneng di Cipinang Indah Jaya, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (3/1).

Jenderal Boneng berjualan mulai pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB. Dia sudah berjualan kembang tahu sejak tahun 80-an atau kurang lebih hampir 30 tahun. Namun baru pada tahun 2000 dia memutuskan untuk memakai seragam TNI saat berjual.

“Ada beberapa baju. Seminggu ganti-ganti ada macam-macam ada polisi, TNI, satpam koboi, sama baju Koko atau gamis,” sebut dia.

Dia mengungkapkan awalnya keluarga tidak setuju dengan caranya memakai seragam ala tentara saat berjualan. Istri dan anak-anaknya pun sempat memarahinya.

“Keluarga awalnya tak mendukung karena saya pakainya di jalan lama-lama kok suaminya ini kayak orang gila ya. Sampai marah mereka semua,” ujar dia.

Selain sempat tak dukung keluarga pilihan Jenderal Boneng untuk memakai seragam mirip TNI saat juga mendapat respon dari beberapa anggota TNI. Dia mengaku penah ditegur langsung oleh seorang anggota TNI.

Kisah Penjual Kembang Tahu Berseragam Tentara di Jaktim yang Viral
Kisah Penjual Kembang Tahu Berseragam Tentara di Jaktim yang Viral

“Kalau kalangan TNI bukannya mungkin dia nggak seneng juga ada. Pernah saya ditegur kalau kamu pengen baret ini berjuang nuya mati-matian taruhannya nyawa. Saya mangut-mangut aja. Saya tahu saya salah. Mungkin mereka takutnya disalahgunakan,” tutur dia.

Namun dengan gaya nyentriknya itu, Jenderal Boneng mengaku pernah diajak dalam sebuah acara di televisi. Menurutnya, setelah dari acara televisi itu penghasilnya pun meninggkat dan orang semakin banyak yang mengenalnya.

“Alhamdulillah mulai ramai dan orang lebih tahu jadi meninggkat (pendapatan). Soal keuntungan sulit diprediksi sehari bisa dapat Rp 300 atau lebih tergantung,” kata dia.

LEAVE A REPLY