Pelajar di Kanada Digunting Jilbabnya Saat Berjalan Menuju Sekolah

0
56
Foto: thinkstock

FI.CO – Seorang anak perempuan berumur 11 tahun di Toronto, Kanada diserang oleh seorang pria saat dalam perjalanan menuju sekolah. Pria itu tiba-tiba menggunting jilbab yang dikenakannya.

Kepolisian Toronto kini sedang memburu pria tersebut. Insiden itu terjadi pada Jumat (12/1) sekitar pukul 09.00 di dekat Sekolah Publik Pauline Johnson di ujung timur Toronto. Siswi bernama Khawlah Noman menceritakan insiden itu dalam konferensi pers.

“Saya merasa sangat takut dan bingung,” ujar murid kelas 6 Sekolah Dasar (SD) tersebut seperti dilansir kantor berita Turki, Anadolu Agency, Sabtu (13/1). Pelajar muslim itu tidak terluka dalam insiden tersebut.

Khawlah mengatakan, dirinya tengah berjalan kaki di trotoar ketika dia merasa ada orang di belakangnya. Dia pun menoleh ke belakang dan melihat seorang pria memegang gunting.

Anak perempuan itu pun menjerit dan pria itu kabur. Namun beberapa menit kemudian, pria itu datang kembali dan menggunting jilbabnya sebelum kemudian kabur kembali.

“Kami belum tahu apa yang memotivasi serangan itu,” kata seorang polisi Toronto, David Hopkinson awalnya. Namun kemudian kepolisian Toronto menyatakan insiden itu tengah diselidiki sebagai kasus dugaan kejahatan kebencian.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau ikut berkomentar atas insiden itu. “Hati saya untuk anak perempuan yang diserang, tampaknya karena agamanya. Saya tak bisa bayangkan bagaimana takutnya dia,” tuturnya.

“Saya ingin dia dan keluarganya serta teman-temannya dan komunitas tahu bahwa itu bukan Kanada,” tegasnya.

Ibu Khawlah, Samad mengatakan, dirinya telah berada di Kanada selama 25 tahun dan ini merupakan insiden serupa pertama dalam ingatannya. “Saya frustrasi dan saya marah, namun saya percaya akan perdamaian di Kanada,” ujar Samad.

Kepolisian Toronto kini sedang memburu tersangka pelaku dalam insiden penyerangan itu. Menurut polisi, pelaku diyakini sebagai pria Asia yang berumur 20-an tahun.

LEAVE A REPLY