Cuaca Buruk, Bahan Pokok di Pulau Bawean Merangkak Naik

0
73
Pelabuhan Gresik

FI.CO, Gresik – Cuaca buruk membuat perjalanan sejumlah kapal barang menuju ke Pulau Bawean tersedat. Dampaknya, harga beberapa kebutuhan pokok di Pulau Bawean, naik. Kapal-kapal di Pelabuhan Gresik pun hanya bersandar.

Humas Kantor Syabandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik Nanang Affandi mengatakan, banyaknya kapal yang gagal menyeberang dari pelabuhan Gresik ke Pulau Bawean terjadi sejak Kamis (11/1).

“Untuk kapal penumpang sudah tidak kami izinkan sejak 4 hari lalu, sedangkan untuk kapal barang tergantung bobotnya dan lama penyeberangan. Mereka juga khawatir jika menyeberang dengan cuaca seperti ini. Tapi mereka juga bisa update cuaca di kapalnya masing-masing,” kata Nanang, Senin (16/1).

Berdasarkan data BMKG Tanjung Perak, Surabaya, ketinggian ombak di sekitar Perairan Laut Jawa mencapai 2,5 meter.

“Hari ini ketinggian air masih 2,5 meter, untuk angin maksimal 25 knot, setiap harinya ada 5 sampai 7 kapal KLM yang gagal berlayar,” ujarnya.

Sementara Camat Sangkapura Abdul Adim menuturkan, saat ini ada beberapa bahan pokok di wilayahnya yang mengalami kenaikan harga. Di antaranya beras, kentang, cabai dan sayuran.

“Dampak dari cuaca buruk banyak kapal tak jadi menyeberang. Tapi untuk stok beras masih aman, cuman ada kenaikan harga beras di kelas premium,” kata Adim.

Menurut dia, berdasarkan hasil survei di sejumlah pasar yang dilakukan Kecamatan Sangkapura, harga beras premiun naik dari Rp 10 ribu/Kg jadi Rp 12 ribu/Kg. Cabai juga naik dari Rp 60 ribu/Kg jadi Rp 70 ribu/Kg.

“Untuk harga sayuran, kentang naiknya cuman Rp 1.000/kg. Semoga cuacanya membaik agar harga bisa normal seperti biasanya,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai tak hanya di Pulau Bawean. Di beberapa pasar tradisonal Gresik Kota, harga cabai juga melonjak. Seperti di UPTD Pasar Giri, Kecamatan Kebomas.

“Sejak musim hujan, lombok (cabai) naik dari sebelumnya Rp 30 ribu/kg, sekarang Rp 38 ribu/kg,” ungkap Saudah, salah satu pedagang di pasar tersebut.

LEAVE A REPLY