Amankan Generasi Muda, Panggungkalak Gelar Sosialisasi HIV/AIDS, Narkoba

0
133
Kegiatan sosialisasi HIVAIDS dan Narkoba desa Panggungkalak

FI.CO, Tulungagung – Generasi muda merupakan generasi penerus program pembangunan desa, ancaman kehancuran dari bahaya pergaulan bebas berusaha untuk diminimalisir oleh pemerintah desa Panggungkalak.

Generasi muda sebagai aset penerus pembangunan harus dijaga. Dewasa ini kehancuran generasi muda semakin mengkhawatirkan. Diakibatkan kesalahan pergaulan bebas yang semakin merajalela membuat ancaman kehancuran bangsa semakin nyata dan membutuhkan keseriusan untuk segera diantisipasi.

HIV/AIDS dan narkoba telah membuat kerugian yang sangat besar. Menurut data dari BNN terdapat 5 juta penyalahgunaan Narkoba dengan 40-50 orang meninggal setiap harinya serta kerugian materi  akibat penyalahgunaan narkoba mencapai 63,1 Trilyun, belum lagi kerugian materiil dan non meteriil yang diakibatkan dari HIV/AIDS.

Sebagai antisipasi penyelamatan generasi muda terhadap bahaya tersebut, Pemdes Panggungkalak kecamatan Pucanglaban melalui anggaran DD tahun 2017 menggelar sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan narkoba.

Bertempat dibalai desa Panggungkalak 27 Nopember 2017 kegiatan tersebut dilaksanakan. Hadir sebagai narasumber kegiatan tersebut Sunarto, Kasi Trantib kecamatan Pucanglaban, Heriyanto (Bhabinkamtibmas), serta Lamiasih dari Puskesmas Pucanglaban.

Peserta yang hadir tidak hanya dari karang taruna dan pemuda, tapi seluruh perangkat desa Panggungkalak, RT,RW, LPM, BPD, PKK, tokoh masyarakat juga dilibatkan.

Kegiatan sosialisasi HIVAIDS dan Narkoba desa Panggungkalak

Menurut Sulastri, kepala desa setempat pelibatan semua unsur desa dalam kegiatan ini tidak lain adalah demi kesuksesan sosialisasi dan pencegahan yang diupayakan.

“Kami bertekad, pergaulan bebas yang berdampak pada HIV/AIDS, serta penyalahgunaan narkoba merupakan musuh bersama,” Terang Sulastri.

“Tidak hanya ancaman kepada generasi muda, semua orang harus terlibat dalam perang ini,” Kata Sulastri, satu-satunya kepala desa perempuan diwilayah administrasi kecamatan Pucanglaban tersebut.

Sunarto, Kasi Trantib kecamatan Pucanglaban menyampaikan bahaya tentang penyalahgunaan narkoba serta pergaulan bebas dikalangan generasi muda. Tidak hanya kerugian fisik dari sisi kesehatan tapi secara menyeluruh kerugian non materiil juga sangat luar biasa.

“Sekali terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, akan sangat sulit untuk terlepas dari jeratannya. Tidak hanya kerugian kesehatan, kerugian lainnya sangat besar. Masa depan akan hancur. Nanti biar dijelaskan dari kepolisian masalah hukumnya,” Terang Sunarto kepada peserta.

Sulastri menjelaskan kegiatan sosialisasi  HIV/AIDS serta penyalahgunaan narkoba menjadi perhatian serius sebagai bukti pentingnya penyelamatan aset desa dalam hal ini generasi muda sebagai aset pembangunan.

Sumberdaya manusia merupakan potensi desa sebagai pelaksana dan juga sasaran  keberhasilan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa.

“Untuk apa pembangunan fisik berhasil, tapi masyarakatnya rusak. Karena itu pembangunan fisik dan pembangunan sumberdaya manusia penting dilaksanakan bersama-sama, salah satunya pencegahan kehancuran generasi muda,” Kata Sulastri. (imam)

LEAVE A REPLY