Komitmen Untuk Kesejahteraan Warga: Pemdes Nglurup Fasilitasi Suksesnya Program Jalin Matra

0
129
Mutmainah, tengah baju batik kepala Desa Nglurup didampingi Muspika Kecamatan Sendang saat membagikan bantuan kambing dari Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan

FI.CO, Tulungagung – Kehadiran Negara melalui pemerintah desa  ditengah-tengah permasalahan masyarakat selalu dibutuhkan, termasuk masalah penanganan kemiskinan sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945.

Amanat negara dalam konstitusi  kepada  pemerintah  untuk  mengurus  rumah tangga miskin melalui kebijakan, program dan aksi kegiatan bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan serta keparahan dan kedalaman kemiskinan.

Sehingga akan tercapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat yang sesungguhnya dengan indikator pertumbuhan ekonomi tinggi, diimbangi oleh penurunan angka kemiskinan dan disparitas serta kesenjangan (gap) semakin rendah.

Permasalahan kemiskinan secara keseluruhan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur, namun secara khusus  saat  ini  mencermati  adanya  peningkatan populasi perempuan yang hidup di bawah garis kemiskinan serta  semakin  tumbuh  dan akutnya  kondisi  kemiskinan yang terjadi pada rumah  tangga  dengan  kepala rumah tangga perempuan.

Fenomena yang sering dikenal sebagai feminisasi kemiskinan atau kemiskinan yang semakin berwajah perempuan tersebut memerlukan upaya khusus dalam rangka penanganannya, sehingga terciptalah program Jalan Lain Menuju Mandiri Dan Sejahtera (JALIN MATRA) penanggulangan feminisasi kemiskinan.

Kehadiran pemerintah melalui program penanggulangan kemiskinan yang dilaksanakan dibutuhkan hingga sekup pemerintahan desa terkecil atau pemerintahan desa.

Dalam hal ini, Pemdes Nglurup Kecamatan Sendang berusaha secara maksimal demi suksesnya program tersebut mencapai tujuan teratasinya kemiskinan terutama untuk kepala rumah tangga perempuan (KRTP).

Penerima bantuan barang dagangan untuk pracangan

Pada 23 September 2017, Pemdes Nglurup membagikan bantuan Jalin Matra kepada 65 KRTP rumah tangga sangat miskin. Total nilai bantuan sebesar Rp 185.650.00,-.

Masing-masing penerima Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan mendapat bantuan senilai 2,5 juta  Bantuan tersebut sebanyak 70 persen diberikan berupa bantuan ternak kambing dan sisanya diberikan dalam bentuk barang dagangan untuk yang mempunyai kegiatan pracangan.

Mutmainah, kepala desa Nglurup dalam acara pembagian bantuan tersebut menyampaikan kepada penerima untuk mengelola dan memanfaatkan bantuan yang diterima secara benar sehingga bisa meningkatkan kesejahteraannya.

“Pemerintah niku pun ngusahaaken bantuan kagem jenegan bu, supaya jenengan bisa lebih sejahtera. Yang dapat kambing jangan langsung dijual, biar berkembang dulu. Yang dapat bantuan modal dagangan nggeh ngoten supaya diputar dagangannya,” pesan kepala perempuan satu-satunya diwilayah Kecamatan Sendang tersebut kepada penerima bantuan.

Bantuan Jalin Matra ini sangat diapresiasi oleh penerima bantuan, seperti yang disampaikan Sijas warga Dusun Nglurup penerima bantuan kambing kepada Forum Indonesia.

Sijas sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan, “ matur nuwun sanget bu Lurah pun maringi bantuan, mugi-mugi mangke saget dados katah weduse,” kata Sijas.

Tidak kurang lebih sama yang disampaikan oleh Dami, penerima bantuan modal barang dagangan dari Dusun Jambuwok yang selama ini mempunnyai usaha dagang kecil-kecilan.

“Bisa buat tambah dagangan, biar dagangan semakin banyak. Selama ini saya kesulitan untuk menambah dagangan karena tidak punya modal, “ terang Dami.

Mutmainah mengatakan bersama dengan pendamping program Pemdes Nglurup akan terus memantau perkembangan bantuan yang diberikan kepada KRTP Nglurup.

Hal ini dimaksudkan supaya hasil dan tujuan dari bantuan program ini bisa maksimal untuk pengentasan kemiskinan yang ada.

“Secara berkala bersama pendamping kami akan pantau penerima bantuan, sambil menanyakan permasalahan-permasalahan atau kendala yang dihadapi. Akan kami pastikan Pemdes selalu hadir ditengah – tengah permasalahan warga terutama masalah kesejahteraan,” terang Mutmainah.

Selain dari bantuan program Jalin Matra Pemdes Nglurup juga memberikan bantuan berupa uang tunai yang dianggarkan dari program DD tahun 2017 untuk masyarakat jompo, masyarakat cacat dalam usia produktif serta untuk anak-anak yatim piatu.

Menurut Mutmainah ini adalah kewajiban dari Pemdes dibawah pimpinannya untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga Nglurup.

“Yang dimungkinkan berkembang kita upayakan kasih kail, yang memang tidak memungkinkan ya harus kita kasih ikan secara langsung. Ini adalah komitmen Pemdes Nglurup untuk kemakmuran dan kesejahteraan warga kami,” kata Mutmainah. (imam BN)

LEAVE A REPLY