Lubang Raksasa Misterius di Gunungkidul Pernah Terjadi 10 Tahun Lalu

0
108
Salah satu lubang raksasa di Gunungkidul

FI.Co, Gunungkidul – Fenomena munculnya lubang di sejumlah ladang di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dianggap warga sebagai fenomena biasa di tanah karst. Sejumlah warga mengaku tidak sekali ini tanahnya tiba-tiba berlubang.

Seorang warga Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Sakino bercerita sekitar 10 tahun yang lalu di ladang miliknya pernah muncul lubang. Namun berkat usahanya menutup lubang dengan tanah dan bahan lainnya seperti rumput dan ranting, akhirnya lubang tersebut berhasil ditutup.

“Lubang yang sama sekitar 10 tahun lalu pernah muncul juga di ladang ini, tapi berhasil saya tutup. Ya saya tutup sendiri, tetapi memang lama proses menutupnya,” jelas Sakino, Selasa (6/2).

Meski lubang yang dulu muncul berhasil ditutup, akibat hujan deras yang melanda wilayah Gunungkidul akhir-akhir ini kemudian memunculkan lubang yang sama di ladang miliknya. Sekitar seminggu yang lalu tiba-tiba muncul lubang berdiameter sekitar 1,5 meter.

“Lubang bagian atasnya hanya sekitar 1,5 meter, tetapi bawahnya lebih luas sekitar tiga meter. Kedalaman lubang ini kurang lebih sekitar lima meter lah,” ungkapnya.

“Ya harapan saya semoga pemerintah segera mengatasi persoalan ini karena takut juga kalau mau pergi ke sawah, berbahaya,” lanjut Sakino.

Warga Gunungkidul lainnya, Suyatmi bercerita ladang miliknya sudah membentuk lubang sejak November tahun lalu. Awalnya ukuran lubang kecil, namun saat ini ukurannya semakin melebar.

“Awalnya dulu luasnya (diameter lubang) sekitar 5 meter dengan kedalaman 2 meter. Kalau sekarang luasnya sekitar 10 meter dengan kedalaman lima meter,” kata Suyatmi warga Dusun Pringluwang, Bedoyo, Ponjong, Gunungkidul ini.

Sekretaris Desa Bedoyo, Supanto membenarkan memang biasanya lubang yang muncul di ladang warga akan menutup dengan sendirinya. Namun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar dipasang police line.

“Lubang (yang muncul di ladang) jauh dari pemukiman. Biasanya jika terjadi lubang, maka akan menutup dengan sendirinya,” paparnya.

Di Desa Bedoyo, sambung Supanto, sejauh ini sudah ada empat titik lubang di antaranya di Dusun Pringluwang dua titik, Surubendo satu titik dan di Bulaksongjembul satu titik. Dia menduga lubang tersebut terbentuk karena intensitas hujan yang tinggi.

Sementara Kapolsek Ponjong, Kompol Tri Pujo Santoso menambahkan, sesuai menerima laporan dari perangkat desa bahwa muncul lubang di ladang, pihaknya langsung memasang police di sekitar lokasi. Police line ini dipasang agar tidak ada korban terjatuh ke dasar lubang.

LEAVE A REPLY