Dukun Cabul di Kebayoran Ditangkap, Modusnya Hilangkan Mahluk gaib

0
8
Dukun cabul yang ditangkap dan barang bukti yang diamankan Polres Jaksel, Selasa (13/2)

FI.CO, Jakarta – Polisi menangkap dukun cabul berinisial DA (39). Pelaku memperdaya korbannya dengan modus dikuntit mahluk gaib.

Pelaku ditangkap tim Satreskrim Polres Jaksel pada Senin (12/2) di rumahnya, Jl Muhi Nomor 4 RT 10/RW 01, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Dalam kasus ini, ada tiga orang perempuan yang jadi korban

“Dari interogasi sementara, pelaku ini ya dengan latar belakang pekerjaan MLM dari tahun 2010. Kemudian dalam waktu 3 bulan terakhir ini berinteraksi dengan beberapa korban,” ujar Kasat Reskrim Polres Jaksel, AKBP Bismo Teguh Prakoso, Selasa (13/2).

Pelaku menurut Bismo memperdaya korbannya dengan menyebut ada mahluk gaib yang mengikuti korban. Cerita soal mahluk gaib ini disampaikan pelaku sambil menawarkan produk obat-obatan herbal yang dijualnya.

 Dukun cabul yang ditangkap dan barang bukti yang diamankan Polres Jaksel, Selasa (13/2/2018)
Dukun cabul yang ditangkap dan barang bukti yang diamankan Polres Jaksel, Selasa (13/2)

“Si pelaku menyampaikan bahwa untuk menghilangkan makhluk gaib tersebut supaya tidak terkunci jodohnya atau pun terkunci masa depannya, ya harus dilakukan terapi atau pun suatu bentuk upacara tertentu ya,” sambungnya.

“Pada saat berinteraksi dengan masyarakat tersebut, dia sampaikan bahwa ‘Mbak ada makhluk yang ada di diri mbak’, apakah itu berupa nenek-nenek atau genderuwo dan lain lain,” terang Bismo.

Korban yang takut dengan perkataan soal mahluk gaib kemudian datang ke rumah pelaku. Demi menghilangkan mahluk gaib yang mengikuti, pelaku menyebut korban harus mau disetubuhi.

“Disampaikan bahwa terapinya itu ya persetubuhan yang dilakukan, tidak ada jalan lain selain jalan tersebut,” kata dia.

Namun korban curiga saat pelaku menyebut ritual berhubungan badan harus dilakukan untuk kedua kali. Korban langsung melaporkan ke polisi.

“Korban sadar bahwa dia menjadi korban dan menginformasikan kepada polisi,” ujar Bismo.

Polisi mengamankan barang bukti berupa peralatan praktik dukun seperti beberapa keris berukuran sangat kecil, minyak, kopi, beserta baju praktik yang dipakai. Pelaku dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan dengan ancaman 12 tahun penjara.

LEAVE A REPLY