Mantan Menteri Irak Divonis Penjara 21 Tahun Atas Kasus Korupsi

0
68
Foto: Ilustrasi/Thinkstock

FI.CO РPengadilan Irak menjatuhkan vonis penjara 21 tahun pada seorang mantan menteri negara tersebut atas kasus korupsi. Mantan menteri perdagangan Irak itu dibui beberapa pekan setelah Interpol menyerahkannya ke otoritas Irak.

Abdel Falah al-Sudani, dijatuhi dua hukuman penjara 7 tahun atas dua dakwaan kelalaian oleh pengadilan antikorupsi pada Senin (12/2) waktu setempat. Seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (13/2), dia juga mendapat hukuman tambahan 7 tahun penjara atas dakwaan perilaku tidak semestinya, sehingga total hukuman yang dijatuhkan padanya adalah 21 tahun penjara.

Sudani pernah menjadi menteri perdagangan menyusul invasi Amerika Serikat tahun 2003 yang menggulingkan diktator Saddam Hussein. Pria berumur 70 tahun itu telah masuk dalam daftar buronan Interpol sejak Juni 2014.

Dia ditangkap di bandara internasional Beirut, Lebanon pada september 2017 lalu. Interpol menyerahkannya ke otoritas Irak pada 25 Januari 2018 lalu.

“Ini pertama kalinya Interpol merespons permintaan pemerintah di level itu,” ujar sumber pemerintah ketika Sudani yang berstatus kewarganegaraan ganda Irak-Inggris diserahkan ke otoritas Irak pada Januari lalu.

Sudani menjabat menteri perdagangan mulai tahun 2006 hingga 2009 di bawah pemerintahan mantan Perdana Menteri Nuri al-Maliki. Sebelumnya pada tahun 2012, mantan menteri itu dihukum 7 tahun penjara secara in absentia atas kasus korupsi, namun kemudian dia disidang ulang setelah penangkapan dan ekstradisinya.

Selama jabatannya, dia pernah dikaitkan dengan skandal impor teh palsu. Pada tahun 2009, dia ditangkap saat mencoba kabur dari Irak setelah dipecat dan dituntut. Dia dibebaskan dengan jaminan US$ 43 ribu namun kemudian kabur lagi.

LEAVE A REPLY