Polisi Periksa 10 Saksi, Ini Modus Guru di Jombang Cabuli 25 Siswi

0
12

FI.CO, Jombang – Penyelidikan kasus oknum guru SMPN di Jombang diduga mencabuli 25 siswinya, mulai berjalan. Polisi baru memintai keterangan 10 saksi. Dari keterangan para saksi, pelaku menggunakan modus rukyah.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi mengatakan, sejauh ini baru 4 korban yang melaporkan dugaan pencabulan ini. Sebagai tahap awal penyelidikan, pihaknya fokus memintai keterangan para saksi.

“Dari korban sudah melaporkan kejadian tersebut dan sudah kami ambil keterangan berikut orang tuanya. Sampai dengan sekarang ada 10 orang saksi yang sudah kami ambil keterangan,” kata Gatot, Selasa (13/2).

Berdasarkan keterangan para saksi, lanjut Gatot, guru Bahasa Indonesia berinisial ME itu diduga menggunakan modus rukyah untuk mencabuli puluhan siswanya.

“Untuk sementara sesuai dengan keterangan korban, modus pelaku dengan rukyah. Jadi, (korban) ditanya sudah ini sudah itu, cuman untuk modus saja,” terangnya.

Selain dimintai keterangan sebagai saksi, kata Gatot, para korban hari ini juga dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Langkah ini untuk melengkapi alat bukti dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru SMPN di Jombang tersebut.

Dia memastikan sampai saat ini ME belum dimintai keterangan, baik sebagai saksi maupun sebagai tersangka. “Untuk sementara kami fokus pemeriksaan saksi-saksi semua. Setelah terkumpul alat buktinya untuk ini, nanti kami lakukan tindak lanjut (memeriksa pelaku),” tandasnya.

Seorang guru SMPN di Jombang diduga mencabuli 25 siswaiya. Guru Bahasa Indonesia berinisial ME ini diduga melakukan perbuatan cabul tersebut di sekolah dan di acara perkemahan.

LEAVE A REPLY