Panwas Kota Pasuruan Ajak Lawan Politik Uang dan SARA di Pilgub Jatim

0
74

FI.CO, Pasuruan – Panwaslu Kota Pasuruan mencium potensi politik uang pelaksanaan Pilkada Jatim di wilayahnya. Selain politik uang, politik dengan memanfaatkan isu SARA juga jadi perhatian.

Sebagai upaya pencegahan, panwaslu mengajak semua elemen terutama tim sukses, partai pengusung dan masyarakat luas untuk aktif melakukan pengawasan.

“Praktik politik uang dan SARA merupakan ancaman besar bagi demokrasi dan kedaulatan rakyat, tidak terkecuali di Kota Pasuruan. Maka dari itu, kami ajak semua tim sukses juga berperan aktif mencegahnya, dengan tidak menggunakan politik uang dan SARA sebagai sarana meraih simpati pemilih,” kata Ketua Panwaslu Kota Pasuruan, Nico Trisno Prahoro, dalam Deklarasi Lawan Politik Uang dan Politisasi SARA untuk Pilkada 2018 Berintegritas, di Kantor Panwaslu Kota Pasuruan, Jalan Panglima Sudirman, Rabu (14/2).

Deklarasi ini dihadiri unsur pengawas pilkada, KPU, kepolisian, TNI dan pemerintahan. Semua tim sukses calon gubernur dan wakil gubernur dan ketua partai di tingkat kota juga dihadirkan.

“Kami juga mengajak pemilih untuk menentukan pilihannya secara cerdas berdasarkan program kerja dan bukan karena uang, sentimen SARA. Pemilih juga jangan mudah jadi sasaran kampanye hitam,” tandasnya.

Nico menegaskan, pihaknya akan melakukan pencegahan sejak dini praktik politik uang dan politisasi SARA. Semua kegiatan kampanye akan diawasi dengan seksama.

“Semua kegiatan kampanye, tim sukses akan kami panggil sebagai upaya mitigasi. Selain itu kami tetap akan mengawasi,” terangnya.

Panwas, kata dia, akan tegas mengambil tindakan pada semua pelanggaran dalam pilkada. “Sesuai kewenangan kami,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY