Ribuan Rumah di Majalaya, Ibun dan Paseh Bandung Terendam Banjir

0
76
lokasi banjir

FI.CO, Kabupaten Bandung – Ribuan rumah yang berada di tiga kecamatan di kabupaten Bandung, di antaranya kecamatan Majalaya, Ibun dan Paseh terendam banjir dengan ketinggian air yang bervariatif.

Pasca banjir yang terjadi, Jumat (23/2) dini hari tadi, hingga siang ini, warga yang berada di tiga kecamatan itu masih membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah dan membersihkan perabotan rumah tangganya.

Ribuan Rumah di Majalaya, Ibun dan Paseh Bandung Terendam Banjir

Di Kampung Talun, desa Tanggulun, kecamatan Ibun, sejumlah warga sedang membersihkan rumah dan perabotannya, seperti kursi, kasur, peralatan dapur, buku, Al-Qur’an, karpet dan lainnya. Sejumlah motor dan mobil milik warga pun ikut terendam.

Selain itu, sejumlah jalan di Kecamatan Majalaya masih terendam di antaranya Jalan Babakan Majalaya dan Jalan MT Majalaya. Karena ada genangan air arus lalu lintas menjadi tersendat.

“Kejadiannya hujan deras turun sekitar empat jam sampai larut malam. Aliran Sungai Citarum dan Sungai Ciraab meluap ke pemukiman warga yang berada di Desa Tanggulun,” kata kepala desa Tanggulun Dudu Kosasih di kantor desa Tanggulun, kecamatan Ibun.

Ia mengungkapkan, akibat dari banjir itu, banyak rumah warga yang rusak. “Kurang lebih ada 100, lebih barangkali. 100 rumah yang paling parah,” ungkapnya.

Ia menuturkan ketinggian air di pemukiman warga bervariatif, bahkan ada halaman rumah tanah terendam mencapai 2 meter. “Rata-rata di rumah 120 cm, kalau di pekarangan. Banjir sekarang lebih parah lagi sebab arus Sungai Citarum melebihi dari pada tanggul,” ujarnya.

Di kampung tersebut, rata-rata warga mengalami kerusakan benteng rumah roboh dan kaca rumah pecah. Tidak hanya di Kecamatan Ibun, kerusakan rumah juga dialami oleh warga Kecamatan Majalaya.

Ribuan Rumah di Majalaya, Ibun dan Paseh Bandung Terendam Banjir

Salah satunya, benteng rumah milik Amin Supriatna (48), yang berada di Kampung Cikaro, desa Majakerta, kecamatan Majalaya roboh ke aliran Sungai Cikaro. “Roboh akibat terhantam arus air yang mengalir sangat deras,” kata Amin.

Sementara itu camat Majalaya Ajat Sudrajat mengatakan di kecamatan Majalaya, banjir terjadi di lima desa dan merendam seribuan rumah.

“Lima desa, di antaranya Desa Bojong, Majakerta, Majasetra, Majalaya dan Sukamaju yang merendam 1.359 unit rumah dan 14 sekolah dasar (SD) yang berada di empat desa,” ujarnya via pesan singkat.

LEAVE A REPLY