Kasus Suap Pilbup Garut, Paslon Soni-Usep Diperiksa Polisi

0
116
Soni Sondani

FI.CO, Bandung РSoni Sondani dan Usep Nurdin memenuhi panggilan Polda Jabar. Bakal pasangan calon (paslon) yang tak lolos Pilbup Garut 2018 itu didengar keterangan berkaitan kasus suap Komisioner KPU Garut Ade Sudrajat dan Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri.

Sang penyuap, Didin Wahyudin, ialah salah satu tim sukses (timses) Soni-Usep. Soni datang terpisah dengan Usep. Soni lebih dulu masuk ke dalam gedung Dit Reskrimum Polda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Bandung, Rabu (28/2), pukul 12.30 WIB.

Sementara Usep beberapa menit setelahnya. Mereka langsung masuk ke ruangan Subdit II Dit Reskrimum Polda Jabar. Sebelum masuk ke ruangan, Soni sempat menjelaskan maksud kedatangannya.

“Saya memenuhi panggilan Polda Jabar. Hari ini saya diminta keterangan. Saya bicara apa adanya,” ujar Soni.

Dia mengungkapkan pihaknya akan mematuhi segala proses hukum yang berjalan. Pihaknya siap kooperatif kepada penyidik.

“Saya akan memenuhi apa yang hukum ditegakkan, penuhi panggilan sesuai dengan yang diminta,” kata Soni. Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Umar Surya Fana mengatakan pemanggilan hari ini untuk memeriksa Soni-Usep sebagai saksi.

Pasalnya ada pengakuan dari timses keduanya, Didin Wahyudin, bahwa uang yang diberikan kepada Komisioner KPU Ade Sudrajat dan Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri bersumber dari keduanya.

“Kenapa kita panggil mereka, itu didasarkan keterangan tersangka yang sudah diamankan bahwa dana itu mengalir ke para pihak, kemudian sumber dana sudah muncul dari siapa (paslon itu). Cuma baru satu alat bukti saja, keterangan dari DW (Didin Wahyudin). Keterangan ini harus dipastikan dengan alat bukti lain sehingga muncul dua alat bukti,” tutur Umar.

Tim satgas Anti Money Politic Bareskrim Mabes Polri bersama Polda Jabar dan Polres Garut mengungkap kasus suap Pilbup Garut 2018. Suap dilakukan oleh Didin Wahyudin, timses Soni-Usep Nurdin.

Didin memberi uang kepada Komisioner KPU Garut Ade Sudrajat dan Ketua Panwaslu Garut Heri Hasan Basri untuk meloloskan paslon independen tersebut agar dapat maju Pilbup Garut 2018.

Didin mengucurkan uang sebesar Rp 100 juta dan satu unit mobil Daihatsu Sigra kepada Ade. Sementara kepada Heri, Didin mengirim uang melalaui transfer bank sebesar Rp 10 juta.

LEAVE A REPLY