Nyepi, Jalur Wisata Bromo Ditutup Dua Hari

0
83

FI.CO, Probolinggo – Bagi wisatawan yang akan berlibur ke Gunung Bromo pada libur long wekeend perayaan Nyepi, hendaknya ditunda. Sebab selama 2 hari, Sabtu-Minggu (17-18/3), destinasi wisata paling populer di Jawa Timur ini akan ditutup total.

Umat Hindu Tengger akan memperingati Hari Nyepi tahun 1940 Saka. Empat desa, yakni desa Ngapas, Jetak Wonotoro dan Ngadisari akan ditutup total. Termasuk jalur menuju wisata Gunung Bromo.

Terkait penutupan tersebut pihak Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sudah melakukan sosialisasi ke seluruh wisatawan.

“Ini sesuai dengan permintaan Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo,” ujar Kepala Seksi TNBTS Wilayah II, Sarmin,, Kamis (8/3).

“Ini demi kekhusyuk’an warga Hindu di daerah Tengger menjalankan ibadah Nyepi,” tambahnya.

Tak hanya menutup akses Bromo melalui Probolinggo, pihak TBTS juga menutup wilayah di sekitar lerenga Bromo lainnya. Antara lain dari jalur Malang, Pasuruan dan Lumajang.

“Karena di daerah tersebut juga ada warga Tengger yang menganut agama Hindu,” jelasnya.

Sementara Ketua PHDI Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto mengatakan, pada hari tersebut warga Hindu di daerah Sukapura sedang menjalankan ibadah Nyepi. Dalam ibadah tersebut semua kegiatan harus dihentikan. Selain itu penerangan juga harus dimatikan.

“Karena ibadah nyepi suasananya harus benar-benar hening, demi menjaga kekhusyukan. Dalam menjalankan ibadah tersebut, jalur Bromo harus dihentikan selama masa ibadah ini berlangsung,” ujarnya.

LEAVE A REPLY