2 Siswa yang Dipecat dari SMAN 1 Semarang UNBK di Sekolah Lain

0
45
Aksi solidaritas untuk siswa SMAN 1 Semarang yang dikeluarkan atas dugaan bullying

FI.CO, Semarang – Dua siswa yang dikeluarkan dari SMAN 1 Semarang karena dugaan kekerasan mengikuti ujian di sekolah baru mereka. Keduanya kini menjadi siswa di dua sekolah baru yang berbeda.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Gatot Bambang Hastowo mengatakan sudah tidak ada masalah dengan keduanya karena sudah bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

“Dua anak tersebut kita fasilitasi, saya tadi ke SMAN 2 Semarang, AN ikut ujian shift pertama,” kata Gatot usai meninjau UNBK di SMAN 4 Semarang, Senin (9/4).

Gatot menjelaskan baik AN dan MA sudah menjadi siswa SMAN 2 Semarang dan SMAN 6 Semarang. Bahkan saat Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) bulan Maret lalu keduanya sudah mengikuti di masing-masing sekolah.

“Alhamdulillah keduanya cerdas, kalau tidak ikut USBN 19 Maret lalu, selesai,” ujarnya.

Meski hampir 3 tahun mengemban ilmu di SMAN 1 Semarang, baik AN maupun MA dalam ijazah kelulusan nanti akan terdaftar sebagai siswa dimana mereka mengikuti Ujian Nasional.

“Mereka bukan dititipkan, mereka sudah menjadi siswa SMA 2 dan 6. Ijazah nanti tidak boleh SMA 1, jadi tempat dia ujian,” ujar Gatot.

Untuk diketahui, AN dan MA dikembalikan kepada orangtuanya oleh Kepala SMAN 1 Semarang bulan Februari lalu karena dugaan kekerasan.

Pihak siswa menemukan banyak kejanggalan dalam keputusan itu sehingga tidak terima dan melakukan protes bahkan menggugat ke PTUN, namun pihak sekolah menang.

LEAVE A REPLY