Umur Bukan Halangan, Nenek 96 Tahun Wujudkan Impian Masuk SMA

0
26
Nenek Guadalupe Palacios saat duduk di bangku SMA, bersama teman sekelas yang jauh lebih muda darinya (laopinion.net)

FI.CO – Luar biasa! Usia tua tak menghalangi seorang nenek di Meksiko untuk menuntut ilmu. Di usianya yang sudah 96 tahun, nenek ini mewujudkan impiannya untuk masuk Sekolah Menengah Atas (SMA).

Hal ini telah menjadi impian nenek bernama Guadalupe Palacios tersebut sejak lama. Seperti dilansir AFP, Kamis (19/4), Palacios bertekad untuk sudah menyelesaikan pendidikan SMA pada ulang tahunnya yang ke-100 nanti.

Saat hari pertama masuk sekolah pada Senin (17/4) pekan ini, Palacios menjadi murid yang paling antusias di dalam kelas.

“Saya merasa siap memberikan semuanya. Hari ini sungguh hari yang bagus sekali,” ucap Palacios pada hari pertama dia bersekolah di sebuah sekolah menengah bernama ‘Escuela Preparatoria Numero 2‘ atau ‘Sekolah Menengah Nomor 2’ di kota Tuxtla Gutierrez, wilayah Chiapas.

Nenek yang biasa dipanggil ‘Dona Lupita’ ini disambut tepuk tangan meriah teman-teman satu sekolahnya, yang usianya puluhan tahun lebih muda darinya. Palacios memakai seragam sekolahnya yang terdiri atas polo shirt warna putih dengan rok warna hitam, yang ditambahkannya dengan sweater merah muda.

Selama kegiatan belajar-mengajar berlangsung, terutama saat pelajaran kimia dan matematika, Palacios dengan tekun mencatat. Saat kelas menari, Palacios pun tak mau kalah dengan teman-temannya yang jauh lebih muda dan lebih gesit dari dirinya.

Tekad Palacios untuk tidak berhenti belajar di usia senja patut menjadi contoh. Kisah hidupnya yang diwarnai semangat besar dikagumi banyak orang. Diketahui bahwa semasa kecil, Palacios tumbuh dalam kemiskinan di sebuah desa setempat.

Dia banyak menghabiskan masa kecilnya untuk membantu keluarganya mengurus ladang jagung dan kacang, bukannya bersekolah seperti anak seumurannya saat itu.

Saat beranjak dewasa, Palacious bertahan hidup dengan bekerja sebagai penjual ayam di pasar. Dia telah menikah dua kali dan memiliki enam anak.  Selama bekerja sebagai pedagang, Palacios secara tidak langsung belajar ilmu hitung atau aritmetika.

Namun dia tidak pernah belajar menulis dan membaca. Saat usianya menginjak 92 tahun, Palacios memutuskan ikut program khusus untuk bisa membaca dan menulis.

“Sekarang saya bisa menulis surat untuk pacar-pacar saya,” kelakar Palacios sambil tertawa.

Tidak berhenti di situ, tahun 2015, Palacios memutuskan bergabung program sekolah dasar untuk dewasa. Dalam waktu kurang dari empat tahun, Palacios menyelesaikan pendidikan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Namun karena tidak ada program dewasa untuk sekolah menengah atas (SMA), Palacios memutuskan belajar di sekolah reguler, dengan teman sekelas yang usianya 80 tahun lebih muda dari dirinya.

Kini, dengan usianya yang sudah 96 tahun, Palacios masih ingin mewujudkan impiannya yang lain, yakni menjadi guru Taman Kanak-kanak (TK).

LEAVE A REPLY