Korupsi Gerogoti Pemkab Mojokerto, Puluhan Warga Demo DPRD

0
17

FI.CO, Mojokerto – Puluhan orang dari lembaga swadaya masyarakat berunjuk rasa di depan kantor DPRD Mojokerto. Mereka menuntut dewan segera menginisiasi reformasi birokrasi menyusul maraknya kasus korupsi di Pemkab Mojokerto.

Menggunakan pengeras suara, puluhan orang ini berorasi di depan kantor DPRD Mojokerto, Jalan A Yani. Mereka juga membentangkan spanduk berisikan tuntutan mereka.

Koordinator aksi Sugiantoro mengatakan, selama ini penegakan hukum terkait kasus dugaan korupsi di Mojokerto, masih lemah. Salah satu contohnya proyek pemasangan lampu penerangan jalan umum (LPJU) tahun 2016.

“LPJU jelas kades-kades ikut korupsi, justru dilindungi kejaksaan. penegak hukum lemah, patut direformasi dan diganti,” katanya, Senin (7/5).

Indikasi korupsi, lanjut Sugiantoro, juga nampak di proyek jalan. “Proyek-proyek jalan di Mojokerto tak memenuhi standar, terbukti 1-2 tahun aspal sudah hancur,” ujarnya.

Kondisi itu, kata dia, diperparah dengan sikap DPRD Kabupaten Mojokerto yang antipati. Sebagai wakil rakyat, dewan justru lebih banyak melakukan kunjungan kerja.

“Dewan ngelencer terus, tak pernah hearing dengan masyarakat, jasmas tak memenuhi standar, masyarakat ditipu dan dibodohkan. padahal dewan punya fungsi kontrol pemerintah,” terangnya.

Oleh sebab itu, Sugiantoro meminta DPRD menginisiasi reformasi birokrasi di Pemkab Mojokerto. “DPRD harus menata kembali birokrasi di Kabupaten Mojokerto,” tandasnya.

Selain ke DPRD, massa juga menyampaikan aspirasinya untuk KPK. Mereka meminta lembaga antirasuah itu untuk mengusut tuntas kasus korupsi di Kabupaten Mojokerto hingga ke akarnya.

Tak hanya itu, KPK juga diminta mengusut dugaan jual-beli jabatan yang dilakukan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa (KMP).

LEAVE A REPLY