Apakah Hipertensi Bisa Sebabkan Gagal Jantung?

0
16
Foto: Thinkstock

FI.CO, Jakarta – Hipertensi atau kondisi tekanan darah tinggi selalu erat kaitannya dengan komplikasi penyakit kardiovaskular.

Salah satu penyakit kardiovaskular adalah gagal jantung, di mana menjadi penyebab kematian calon Bupati Tegal yang juga dalang kondang Ki Enthus Susmono pada Selasa (15/5) lalu.

Gagal jantung merupakan kondisi di mana jantung kita tak mampu untuk menyediakan suplai darah yang cukup ke tubuh, dan butuh bertahun-tahun untuk dapat berkembang di dalam tubuh kita.

Penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh hipertensi dapat meningkatkan risiko timbulnya gagal jantung. Arteri yang menyempit menjadi kurang elastis dan membuat darah makan sulit untuk mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh, sehingga membuat jantungmu bekerja ekstra.

Untuk mengatasi beban tersebut, otot-otot pada jantung akan menebal dan semakin lebar. Walau masih dapat memompa darah, namun akan menjadi kurang efisien karena makin besar jantung, makin sulit untuk memberikan kebutuhan tubuh akan oksigen dan nutrisi.

“Kan dia menambah beban dari jantung, memompanya lebih. Sehingga pertama otot-ototnya akan menebal, pembuluh darahnya akan mengeras. Hampir semua organ yang mempunyai pembuluh darah akan menjadi korban dari hipertensi,” tutur dr Tunggul D. Situmorang, SpPD, KGH, konsultan ginjal dan hipertensi dari PAPDI (Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia), dikutip dari detikcom, Rabu (16/5).

Selain gagal jantung, dalam situs Health Line menyebutkan penebalan otot jantung tersebut juga dapat mengakibatkan komplikasi lainnya seperti aritmia (denyut jantung tak teratur), serangan jantung, penyakit jantung iskemik (jantung tak dapat cukup oksigen), henti jantung, stroke, dan bahkan menyebabkan mati mendadak.

LEAVE A REPLY