Ada Makanan Mengandung Perwarna Tekstil dan Formalin di Solo

0
33

FI.CO, Solo – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang menemukan makanan mengandung bahan berbahaya di Kota Solo. Temuan itu diketahui saat dilakukan pemeriksaan langsung di lokasi oleh petugas.

Sebanyak 50 jenis makanan dijadikan sampel oleh petugas BBPOM saat melakukan pemeriksaan di di Pasar Nongko, Solo Jumat (18/5). Makanan yang diuji laboratorium antara lain ikan-ikan asin, tahu, kolang kaling, dan kerupuk.

“Ini langsung kami uji lab di tempat. Kami temukan makanan berformalin dan ada makanan yang mengandung pewarna tekstil,” kata Tri Novitarini, petugas Laboratorium Pangan dan Bahan Berbahaya BBPOM Semarang.

Makanan berformalin ditemukan pada ikan teri nasi dan cumi asin kering. Sedangkan pewarna tekstil ditemukan pada kerupuk.

Kepala Dinas Perdagangan Surakarta, Subagiyo, mengatakan telah mengimbau pedagang agar tidak menjual produk tersebut. Hal tersebut dilakukan agar produk berbahaya itu tidak beredar, terutama saat Ramadan.

“Produk ini kan rata-rata dari luar Solo. Jadi pedagang sudah kita imbau tidak menjual makanan itu lagi dan tidak kulakan di distributor yang sama,” kata Subagiyo.

Menurutnya, sidak akan terus dilakukan oleh Dinas Perdagangan bersama lembaga terkait. Pihaknya berharap masyarakat tetap tenang dengan adanya temuan ini.

“Hasil temuan ini akan kita bahas di lintas sektoral, agar produsen tidak lagi menjual produk-produk berbahaya,” tutupnya.

LEAVE A REPLY