Bantaeng dan Sinjai Raih Penghargaan UHC JKN-KIS 2018

0
36
Foto : Plt Bupati Bantaeng H Muhammad Yasin (tiga kiri) Plt Bupati Sinjai H Andi Fajar Yanwar ( empat kiri)Mendagri Tjahyo Kumolo (enam Kiri) usai menerima penghargaan UHC JKNIKIS 2018 (humas Pemkab Bantaeng)

FI.CO, Bantaeng – Pemerintah Kabupaten Bantaeng dan Sinjai, Sulawesi Selatan, meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS 2018 yang diserahkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta.

Penghargaan diberikan kepada empat provinsi, 28 kota dan 92 kabupaten karena telah mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sebagai Program Strategis Nasional dalam mewujudkan Universal Health Coverage di wilayahnya lebih awal sebelum tahun 2019.

Kepala Sub Bagian Pemberitaan dan Dokumentasi Humas Pemkab Bantaeng Andi Sukmawati di Bantaeng, mengatakan Kabupaten Bantaeng berhasil meraih penghargaan UHC JKN-KIS 2018 karena jumlah kepesertaan JKN-KIS hingga Mei 2018, telah mencapai 97,35 persen dari jumlah penduduk Bantaeng.

Menurut Sukmawati,  Plt Bupati Bantaeng H Muhammad Yasin didampingi Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Bulukumba Diah Eka Rini hadir pada malam ramah tamah kegiatan tersebut di Hotel Grand Mercure Kemayoran Jakarta.

“Pencapaian ini tentunya berkat komitmen Pemerintah Kabupaten Bantaeng, karena sejak 1 Januari 2018 mendaftarkan seluruh penduduknya menjadi peserta JKN – KIS,” ujarnya.

Dia menambahkan, tercapainya cakupan kesehatan semesta di Kabupaten Bantaeng tersebut merupakan upaya UHC yang pertama di wilayah selatan Provinsi Sulawesi Selatan, dan kemudian menjadi motivasi bagi Kabupaten/Kota lainnya untuk mendaftarkan seluruh penduduknya menjadi peserta JKN-KIS

Secara terpisah, Plt Bupati Sinjai H Andi Fajar Yanwar yang menerima langsung penghargaan UHC JKN-KIS 2018 mengatakan penghargaan ini merupakan bukti perhatian pemerintah terhadap masyarakat Kabupaten Sinjai, khususnya dalam pelayanan dibidang kesehatan.

“Semoga penghargaan ini menjadi semangat baru bagi kita semua dalam meningkatkan pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat Sinjai,” Ujar Andi Fajar.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sinjai Jabbar mengatakan Pemkab Sinjai salah satu daerah yang sudah mencapai UHC (cakupan semesta) karena jumlah kepesertaan JKN-KIS diatas 95 persen dari jumlah penduduk Sinjai dan komitmen Pemkab melaksanakan Perpres no. 8 tahun 2017 tentang optimalisasi program JKN KIS.

Penghargaan UHC JKN-KIS 2018 di Provinsi Sulsel, selain Bantaeng dan Sinjai, kabupaten lain yang meraih penghargaan tersebut yakni Takalar, Kepulauan Selayar, Barru, Sidrap, Luwu dan Luwu Timur serta Kota Palopo dan Parepare. (samsudin/ant)

* Artikel ini juga dimuat pada Forum Indonesia cetak

LEAVE A REPLY