Terbakar di Bulan Puasa:

0
18

RSUD Terbakar

FI.CO, Pasuruan – Ketenangan di RSUD Bangil kabupaten Pasuruan pada 23 Mei sore terusik.Kebakaran yang mengepulkan asap hitam pekat membuat panik penjaga, pasien, paramedic dan dokter.

Kebakaran itu diduga berasal dari bagian gudang yang digunakan untuk menyimpan peralatan dan  sampah rumah sakit. Humas RSUD Bangil Pasuruan, Ghozalie mengatakan, kebakaran tersebut sempat membuat panik pasien dan juga masyarakat karena asap sempat membumbung tinggi.

“Kebakaran itu merupakan musibah karena isi dari gudang itu juga ada sampah kesehatan yang sampai dengan saat ini masih belum dimusnahkan,” ujarnya.

Akibat kebakaran itu, pihaknya menyampaikan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan akibat terjadinya peristiwa kebakaran tersebut.”Kami menyampaikan permintaan maaf mewakili direksi RSUD Bangil atas kejadian ini,” ujarnya.

Menurutnya, akibat kejaidan ini proses layanan yang ada di rumah sakit masih tetap berjalan dengan lancar, meskipun pasien dan juga petugas rumah sakit sempat panik saat melihat asap yang membumbung tinggi, khususnya yang berada di IGD.

“Pasien yang dekat dengan lokasi kebakaran sempat kami pindahkan untuk sementara waktu supaya tidak terkena dampak dari kebakaran itu,” ucapnya.

Menurutnya, saat ini api sudah benar-benar padam karena api hanya membakar gudang penyimpanan sampah kesehatan, tidak merambat ke ruang lainnya.”Tinggal satu mobil pemadam kebakaran yang siaga di sini. Lainnya sudah kembali. Aktivitas di rumah sakit juga sudah mulai normal kembali,” ujarnya.

Sebelumnya, empat mobil pemadam kebakaran telah berada di lokasi untuk memadamkan api, dimana awalnya, terlihat kepulan asap hitam pekat dari gudang penyimpanan itu.

Tak lama, muncul api yang lama-lama semakin membesar sehingga membuat pasien, perawat, dan dokter, yang ada di UGD mulai panik, sampai dengan kendaraan PMK ini benar-benar membuat api padam.(heri)

* Artikel ini juga dimuat pada Forum Indonesia cetak

SHARE
Previous articleNekat Gantung Diri
Next articlePelajar SMP Gantung Diri

LEAVE A REPLY