Mudik Lewat Mojokerto, Waspadai 2 Jalur Ini

0
6

FI.CO, Mojokerto – Para pemudik yang akan melalui wilayah Kota Mojokerto diimbau waspada saat melintas di 2 jalur ini. Selain rawan kecelakaan, juga kerap terjadi kemacetan di jalur tersebut.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto AKP Edwin Nathanael mengatakan, Bypass Mojokerto menjadi salah satu jalur yang patut diwaspadai para pemudik. Di jalur sepanjang 3,9 Km antara simpang 4 Sekarputih hingga simpang 5 Kenanten, kerap terjadi kemacetan saat arus mudik tiba.

“Kemacetan biasa terjadi akibat adanya perlintasan kereta api Sekarputih. Dalam sehari ada 60 kali KA melalui perlintasan ini mulai siang hingga sore, jedanya hanya beberapa menit,” kata Edwin, dikutip dari detikcom, Sabtu (9/6).

Edwin mengimbau agar para pemudik memilih melalui Tol Mojokerto-Kertosono. Jika terpaksa melalui Bypass Mojokerto, maka para pemudik harus bersabar untuk mengantre saat melintasi perlintasan KA Sekarputih.

“Pengguna jalan supaya bersabar agar kemacetan tak semakin parah,” ujarnya. Jika kemacetan parah terjadi di jalur nasional ini, Edwin mengaku sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas.

“Kalau kemacetan parah, kami berlalukan contraflow, kendaraan dari arah berlawanan kami alihkan melalui jalur dalam kota,” jelasnya.

Selain jalur arteri, lanjut Edwin, jalur Mojokerto-Ploso, Jombang juga patut diwaspadai oleh para pemudik. Pasalnya, rawan terjadi kecelakaan di jalur tersebut. Jalur ini biasa digunakan para pemudik yang hendak ke Jombang, Lamongan dan Tuban.

Jalur rawan kecelakaan itu berada di utara Sungai Brantas. Mulai dari Canggu, Jetis, hingga Betro dan Gedeg. Rata-rata dalam sebulan terjadi 10 kasus kecelakaan. Kecelakaan sebagian besar melibatkan kendaraan roda dua.

“Bulan kemarin fatalitas korban 3 orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Untuk menekan angka kecelakaan di jalur ini, kata Edwin, pihaknya telah memasang rambu-rambu peringatan. Dia juga mengimbau kepada para pemudik agar selalu berhati-hati saat melitas.

“Para pemudik kami imbau supaya tak perlu terburu-buru mengingat jalan utara Sungai Brantas cukup sempit, tak perlu memaksa untuk mendahului kalau tak cukup ruang,” terangnya.

LEAVE A REPLY