Tahanan di Mapolres Tulungagung Dilayani Mencoblos, Dari 16 Hanya 1 yang Memilih

0
11
Satu napi berikan hak pilihnya di Ruang Tahanan Mapolres Tulunga

FI.CO, Tulungagung- Dari 16 jumlah tahanan di Mapolres Tulungagung, hanya 1 yang dapat mencoblos dalam gelaran pilkada baik Pilbup Tulungagung dan Pilgub Jawa Timur.

Untuk melayani tahanan yang ingin menggunakan hak pilih, Panitia Pemilihan Suara (PPS) didampingi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan komisioner KPU Tulungagung.

“Sesuai aturan bagi yang menjadi tahanan baik di kepolisian atau di kejaksaan difasilitasi untuk mencoblos. Tadi yang memilih hanya 1 orang tahanan dari 16 tahanan,” ujar Suyitno Arman Komisioner KPU sosialisasi, SDM dan partisipasi masyarakat.

Arman mengatakan tahanan di Rutan Polres Tulungagung, tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) 16 namun 1 yang memilih, karena 15 yang lain tidak mengurus persyaratan memilih berupa surat pindah tempat memilih. Sedangkan yang di luar kota, KPU berkewajiban memfalitisai hal yang sama dalam proses Pilkada.

“Sama, KPU memfalitisai seluruh tahanan baik yang di Tulungagung dan di luar Tulungagung. Ini ada satu orang yang memilih itu karena mengurus kelengkapan persyaratan berupa surat pindah memilih (formulir A-5),” imbuhnya.

Sementara itu, Arman mengaku tidak mengetahui apakah Syahri Mulyo (tahanan KPK) yang juga merupakan calon bupati yang bertarung akan memilih? Pasalnya, Syahri masih ditahan oleh KPK di Jakarta.

“Secara normatif tidak bisa memilih karena di luar area Jawa Timur untuk Pilgub dan di luar Tulungagung untuk pilbup, jika sudah di Jawa Timur meski memilih calon gubernur itu sesuai aturan masih dimungkinkan,” jelasnya.

Selain tahanan yang memilih di urutan Mapolres Tulungagung, menurut keterangan KPU sebelumnya tim PPS dan KPPS juga mendatangi rumah sakit Bhayangkara Tulungagung untuk memenuhi hak pasien yang berhalangan sakit dan dirawat di rumah sakit.

“Sebelum ke sini (tahanan) tim ini telah melayani pemilih yang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara,” pungkasnya.

 

sumber: jatimtimes.com

LEAVE A REPLY