Malaysia Bekukan Rekening UMNO Terkait Skandal Korupsi 1MDB

0
33
Ilustrasi (REUTERS/Olivia Harris/Files)

FI.CO – Otoritas Malaysia membekukan sejumlah rekening bank terkait partai United Malays National Organisation (UMNO) yang pernah dipimpin mantan Perdana Menteri (PM) Najib Razak.

Pembekuan ini masih terkait penyelidikan skandal mega korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

UMNO memimpin Koalisi Barisan Nasional yang berkuasa di Malaysia selama lebih dari 60 tahun sebelum lengser pada pemilu 9 Mei lalu. Seperti dilansir Reuters dari detikcom, Jumat (29/6), UMNO diyakini menerima aliran dana 1MDB yang diselewengkan selama Najib menjadi ketuanya.

Otoritas Malaysia membuka kembali penyelidikan kasus 1MDB pada Mei lalu, sesaat setelah Mahathir Mohamad menjabat kembali sebagai PM Malaysia. Koalisi Pakatan Harapan yang dipimpin Mahathir bersumpah untuk mengembalikan dana 1MDB yang diselewengkan.

Pekan ini, satuan tugas yang mengawasi penyelidikan 1MDB mengumumkan sejumlah rekening bank milik UMNO dan sejumlah perusahaan telah dibekukan.

“Satuan tugas 1MDB mengonfirmasi telah membekukan sejumlah rekening yang dimiliki sejumlah individu dan organisasi, termasuk UMNO dan sejumlah partai politik lainnya yang diyakini terlibat dalam penyelewengan dana 1MDB,” sebut satuan tugas 1MDB dalam pernyataannya.

Belum ada tanggapan resmi dari UMNO terkait hal ini. Najib sendiri secara konsisten membantah terlibat dalam skandal 1MDB.Pembekuan rekening ini semakin memicu lebih banyak pertanyaan tentang nasib UMNO, yang selama ini menjadi partai terbesar di Malaysia.

Mahathir sendiri pernah memimpin UMNO saat dirinya menjabat PM Malaysia selama lebih dari 20 tahun (1981-2003).  Setelah kalah dalam pemilu 9 Mei, sejumlah anggota parlemen Malaysia dari UMNO keluar dari partai itu.

UMNO juga ditinggalkan mitra-mitra koalisinya. Dijadwalkan UMNO akan menggelar pemilihan Ketua baru pada Sabtu (30/6).  Pelaksana Tugas Ketua UMNO, Ahmad Zahid Hamidi, seperti dikutip kantor berita Bernama, menyatakan harapan agar para pejabat UMNO, termasuk yang nantinya terpilih menjabat pada Sabtu (30/6), ikut diselidiki oleh Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC).

Bulan ini, Menteri Keuangan Malaysia Lim Guan Eng menuturkan kepada Reuters bahwa UMNO tidak menjadi satu-satunya partai politik di Malaysia yang diduga menerima aliran dana 1MDB. Tidak disebut lebih lanjut partai lainnya.

Otoritas Amerika Serikat (AS) yang juga melakukan penyelidikan terhadap 1MDB, menyebut bahwa dana lebih dari US$ 4,5 miliar diselewengkan dari 1MDB dan nyaris US$ 700 juta dana 1MDB dialihkan ke sejumlah rekening pribadi Najib.

LEAVE A REPLY