Turis Amerika Bawa Amunisi Perang Dunia II ke Bandara Wina

0
33

FI.CO – Wanita itu berpikir bahwa bom Perang Dunia II yang ia temukan dapat dibawa pulang sebagai suvenir. Ia mencuci amunisi itu di kamar hotelnya supaya barang-barangnya tidak kotor dan tidak khawatir akan bahaya ledakan.

Seorang turis Amerika berusia 24 tahun menyebabkan kepanikan di bandar udara Wina ketika dia meletakkan sebuah peluru artileri Perang Dunia II yang tidak meledak di depan petugas bea cukai Austria dan bertanya apakah “suvenir” itu bisa dibawa ke dalam pesawatnya.

Pejabat dengan cepat memanggil unit pembuangan bom untuk mengangkat dan membuang peluru artileri tank kaliber 7,5 itu. Insiden tersebut menyebabkan ditutupnya sebagian terminal kedatangan dan bagasi selama 15 menit.

Polisi mengatakan tidak ada penumpang yang terancam keselamatannya dan tidak ada keterlambatan penerbangan. Perempuan 24 tahun itu dilaporkan ke jaksa dengan tuntutan kelalaian yang menyebabkan bahaya dan didenda 4 ribu euro (sekitar 64 juta rupiah).

Wanita itu menemukan peninggalan Perang Dunia II tersebut saat mendaki pegunungan Dachstein, Austria. Menurut surat kabar Krone, ia dilaporkan membersihkan cangkang artileri di kamar hotelnya agar tidak membuat pakaiannya kotor ketika dia mengepaknya untuk dibawa ke bandara, melansir detikcom.

Lebih dari 70 tahun setelah Perang Dunia II dan satu abad Perang Dunia I, bom dari sisa perang yang tidak meledak kerap ditemukan di wilayah Austria dan Jerman.

LEAVE A REPLY