4 Sekolah dan 1 PAUD di NTB Rusak, Mendikbud Siapkan Tenda

0
13
Gedung sekolah yang runtuh akibat gempa di NTB. (Foto: dok. Kemendikbud)

FI.CO, Jakarta – Empat gedung sekolah rusak akibat diguncang gempa berkekuatan 6,4 SR di NTB, kemarin. Kemendikbud pun menyediakan tenda sebagai tempat kegiatan belajar-mengajar sementara.

“Kita menyiapkan tenda untuk menjadi ruang kelas dan perlengkapan sekolah agar pembelajaran dapat berjalan,” kata Mendikbud Muhadjir Effendi saat berada di Sumbawa Besar, NTB, seperti dalam keterangan tertulis, Senin (30/7) melansir detikcom.

Berdasarkan laporan Tim Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), SDN 1 Obel-obel mengalami rusak parah, SDN 3 Obel-obel runtuh, SDN 5 Blantingbaetelah tembok dan atapnya roboh, serta SMPN 2 Sambelia mengalami tembok rusak, sebagian pagar dan atap roboh. Ada pula PAUD Giat Dusun Medas, Baitussahid, Al Islah di Desa Obel-obel yang mengalami tembok retak dan atap runtuh.

Tenda Kemdikbud yang didirikan sebagai tempat belajar-mengajar sementara.
Tenda Kemendikbud yang didirikan sebagai tempat belajar-mengajar sementara. (Foto: dok. Kemendikbud)

“Untuk sekolah yang rusak akan segera dilakukan rehabilitasi atau revitalisasi dengan membangun gedung sekolah baru. Intinya, jangan sampai kerusakan mengganggu proses pembelajaran siswa,” imbuh Muhadjir.

Hingga saat ini belum ada laporan tentang korban dari gedung sekolah yang runtuh akibat gempa. Muhadjir mengajak semua satuan pendidikan membantu para korban gempa di NTB.

“Info sementara kami dapatkan dari LPMP dan BP PAUD Dikmas Provinsi NTB. Nanti akan kami sampaikan perkembangan penanganan. Saat ini tim Kemendikbud, dari LPMP dan BP PAUD DIkmas, dan Direktorat PKLK (Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus) sedang bekerja bersama dinas pendidikan setempat untuk memastikan penanganan pascagempa dapat berjalan baik,” ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Hamid Muhammad.

LEAVE A REPLY