Dua Atlet Wushu Asal Semarang Diarak dan Diberi Bonus

0
22

FI.CO, Semarang – Dua pewushu nasional, Yusuf Widiyanto dan Puja Riyaya, diarak di kota asal, kabupaten Semarang. Mereka juga diganjar bonus Rp 10 juta usai meraih perunggu Asian Games 2018.

Yusuf dan Puja bertanding di nomor sanda (tarung) wushu di Asin Games 2018. Yusuf tampil di kelas 56 kg, sedangkan Puja di kelas 70 kg.

Puja dan pelatihnya ikut dalam arak-arakan sebagai rangkaian Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2018 tingkat Kabupaten Semarang, Jumat (7/9). Bonus diserahkan kepada Wakil Bupati Semarang, Ngesti Nugraha.

“Perjuangan dan latihan keras mereka selama di daerah serta pelatnas sebelum mengikuti Asian Games patut dicontoh seluruh insan olahraga, bahkan generasi muda Kabupaten Semarang,” kata Ngesti sebelum melepas arak-arakan di halaman rumah Dinas Bupati Semarang, Jumat (7/9) mengutip detikcom.

Bonus untuk Beli Rumah dan Mobil
Puja bersyukur mendapatkan bonus itu. Jika ditotal dia menerima bonus hingga Rp 380 juta. “Total bonus yang saya terima kira-kita Rp300 juta lebih,” kata Puja.

“Untuk jumlah bonus semoga lebih meningkat lagi karena perkembangan zaman pasti biaya hidup semakin mahal. Kalau rencana paling beli mobil sama rumah,” ujarnya.

Ia pun merinci besarnya bonus yang diterima dari pemerintah sebesar Rp 250 juta, dari Ketua Umum Wushu Indonesia sebesar Rp 70 juta, kemudian dari Gubernur Jateng Rp 50 juta dan Bupati Semarang sebesar Rp 10 juta.

Sementara itu, pelatih Wushu, M. Slamet, bersyukur selama persiapan Asian Games semangat para atlet luar biasa untuk mempersiapkan. Pencapaian yang didapat dalam Asian Games yang pertama kali bagi wushu di nomor sanda.

“Hasil yang didapat anak-anak luar biasa. Pencapaian ini adalah pencapaian medali yang pertama kali bagi wushu nomor sanda,” ujar dia.

“Kami optimis bahwa kedepannya anak-anak dari Kabupaten Semarang yang kebetulan mewakili timnas wushu lebih berprestasi terutamanya pada saat Sea Games di Filipina tahun 2019. Saya berharap mereka dengan pengalaman yang ada ini bisa meraih hasil maksimal. Kami yakin bahwa medali emas mungkin bisa mereka dapat dengan persiapan yang lebih baik,” katanya.

Setelah Asian Games, katanya, atlet wushu akan lebih fokus yang besar karena pemerintah menjanjikan mereka menjadi ASN. “Begitu mereka jadi ASN, tentunya fokus mereka dalam berprestasi akan lebih besar lagi,” ujar dia.

LEAVE A REPLY