Petinju Bantaeng Sukses Tempati Posisi Runner up POPDA Sulsel 2018

0
33

FI.CO, Bantaeng – Kontingen Bantaeng berhasil membawa pulang 21 medali (7 emas, 5 perak, 10 perunggu) dan menempati posisi Juara Umum II (Runner up) pada event POPDA (Pekan Olahraga Pelajar Daerah dan PEPARPEDA (Pekan Paralympic Pelajar Daerah) Sulawesi Selatan (SulSel) Tahun 2018, Minggu (9/9).

Medali dipersembahkan cabang olahraga (cabor) judo sebanyak 4 emas, 2 perak dan 1 perunggu yang mengirimkan 7 atlet bersama sang Pelatih, Ismail.

Ditambah cabor tinju sebanyak 3 emas, 3 perak dan 9 perunggu. Event yang dihelat sejak 5 September hingga 8 September 2018 kemarin di Makassar itu rupanya tidak sia-sia bagi kontingen tinju yang digawangi M Hasbullah sekaligus sebagai Pelatih.

Juara Umum I ditempati Kabupaten Pangkajene Kepulauan dengan perolehan medali 7 emas, 8 perak, 1 perunggu. Sementara posisi ke-3 hingga ke-10 berturut-turut diraih Bone, Takalar, Pinrang, Luwu Timur, Selayar, Makassar, Gowa dan Maros.

Rombongan bertolak meninggalkan Makassar menuju Bantaeng. Bersama 20 orang atlet dengan sebuah kebanggaan mampu mengharumkan nama daerahnya, berproses dari sebuah kisah perjalanan panjang.

Menurut M Hasbullah, semangat atlet laitihan membuatnya tetap tegar dan optimis jika anak asuhannya bisa meraih prestasi maksimal. Bahkan peraih medali emas Kelas 46 kg, Ahmad Nur mengaku perjuangannya untuk membuat bangga orang tuanya.

Sedianya hadiah berupa uang tunai yang diraihnya bakal digunakan untuk memperbaiki dapur rumahnya dan untuk menunjang biaya pendidikannya yang saat ini masih berstatus pelajar SMA Negeri 4 Bantaeng.

“Menggembirakan atas kemenangan ini dan buat kami bangga. Tentu kita masih harus terus berlatih. Insya Allah November mendatang kita targetkan mengikuti turnamen di Kabupaten Gowa. Mohon do’a dan dukungan seluruh Masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bantaeng,” pinta M Hasbullah yang akrab disapa Yoga, melansir ambae.

Dirinya juga menyampaikan bahwa turnamen demi turnamen diikuti bukan sekedar untuk mencapai mimpi menang. Namun setidaknya menambah pengalaman para atlet agar bisa ikut dalam event lebih besar seperti PORDA dan sebagainya. (syamsuddin)

LEAVE A REPLY