Razia Penambangan Pasir Ilegal Tulungagung

0
23

FI.CO, Tulungagung – Kepolisian resort Tulungagung 20/9 gelar razia penambangan pasir ilegal di desa Pinggirsari kecamatan Ngantru  Tulungagung, Dari hasil razia petugas mengamankan 4 set peralatanpenyedot pasir yang nilainya ditaksir mencapai 100 juta.

Menurut kasatreskrim , AKP Mustijat, razia tersebut berawal dari patroli rutin yang dilakukan unit reskrim polres Tulungagung. Petugas curiga dengan gundukan pasir siap angkut disekitar lokasi dan di pinggir jalan raya dekat lapangan Pinggirsari Ngantru.

“Minggu kemarin kita sudah lakukan patroli namun tidak ada aktivitas. Peralatan untuk penambangan juga tidak kita temukan namun tetap kita pantau,” ujarnya.

Setelah kembali dilakukan razia, petugas mendapati 4 set alat sedot pasir berupa bambu yang disusun mirip rakit atau sampan. Sampan tersebut dilengkapi dengan 3 buah diesel penyedot pasir dan peralatan selang serta paralonnya. Meski demikian petugas tidak menemukan pemilik mesin tersebut.“Proses evakuasi sangat lama, kita baru bisa memindahkan mesin-mesin itu pas pagi hari, evakuasinya saja 3 jam,” lanjutnya.

Kemudian dengan menggunakan alat berat berupa crane dan alat penarik lainnya, akhirnya 12 mesin diesel tersebut berhasil di pinggirkan. Mesin-mesin tersebut untuk sementara diletakkan di Mapolsek Kalangbret.

“Ini mesin-mesin senilai 100 juta. Kita amankan di Mapolsek Kalangbret karena disana tempatnya lebih luas,” imbuhnya kasatreskrim.

Mustijat menegaskan, pengamanan alat-alat sedot pasir ini akan menjadi pembuka pintu pengungkapan kasus penambangan pasir lain di Tulungagung. Termasuk mengungkap pemilik 12 mesin diesel yang telah disita. “Iya jelas, pemiliknya kita akan kejar terus, ” ucapnya.

Kastreskrim mengakui, potensi penambangan pasir di wilayah Tulungagung cukup besar. Karena sepanjang sungai brantas merupakan lokasi favorit para penambang pasir. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan razia penambangan untuk memastikan tidak ada aktivitas serupa di Tulungagung. (ki)

LEAVE A REPLY