Pembangunan Itu Penting, Jangan Tebang Pilih

0
72

Oleh: O.D Sandy (redaktur Forum Indonesia)

Pembangunan merupakan proses peningkatan kesejahteraan, pemenuhan kebutuhan masyarakat dan mendengarkan aspirasi. Sebagai proses, pembangunan itu tidak akan pernah selesai. Pembangunan itu terus berjalan seiring perubahan zaman.

Setiap zaman punya ukuran kesejahteraan, tuntutan kebutuhan dan aspirasi yang berbeda. Hal itu dipengaruhi oleh pertumbuhan jumlah penduduk, perubahan teknologi dan informasi, pengetahuan dan sebagainya. Perubahan itulah yang mempengarahui cara berpikir dan sikap manusia. Orang Latin bilang, tempora mutantur et nos mutamur in illis. Zaman berubah dan kita pun berubah di dalamnya.

Oleh sebab itu, proses pembangunan tidak mengeanal kata “tuntas”. Pembangunan yang “tuntas” adalah irasional politik pembangunan yang dengan itu membunuh imajinasi dan visi kehidupan bersama. “Tuntas” dalam pembangunan hanya mengandaikan manusia hidup hanya sehari, seperti laron yang sekali terbang lalu langsung mati.

Banyak dimana-mana kita temui beberapa pembangunan yang digelontorkan dari pemerintah pusat mulai dari pembangunan jalan maupun pembangunan gedung. Akan tetapi saya merasa miris, pasalnya ketika pemerintah baik pemerintah pusat, maupun pemerintah daerah yang lagi gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan tapi mengapa kantor KUA tidak pernah tepikirkan bahkan terabaikan.

Contoh bangunan KUA  kecamatan Trenggilis Mejoyo, meski sedang renovasi fasilitas balai nikah saja kantor tersebut hanya bisa menampung 6 orang .

Memang dalam mengkaji suatu anggaran belanja untuk KUA ada suatu Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) adalah dokumen anggaran yang dibuat oleh Seketaris Daerah untuk disampaikan kepada Kepala Daerah sebagai pedoman dalam penyusunan APBD berdasarkan Rencana Kerja Prioritas Daerah (RKPD) dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), yang dilaporkan paling lambat minggu pertama bulan Juni. (Permendagri No. 59 Tahun 2007, Pasal 83 – Pasal 88).

Karena manusia terus bertambah dan terus hidup, kebijakan-kebijakan pembangunan khususnya untuk pembangunan kantor KUA terus diinvensi dan dimodifikasi untuk mendekatkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebab itu pola kemitraan pemerintah, swasta dan masyarakat terus dieratkan dan saling bekerja sama. Partisipasi semua pihak akan mempercepat pembangunan yang berproses itu.

Jika hal itu bisa diwujudkan pastinya masyarakat umum jika melangsungkan pernikahan di kantor KUA akan terasa nyaman dan cepat, karena faktor pelayanan serta fasilitas kantor KUA yang memadai.

LEAVE A REPLY