Berkas Lengkap, Kasus Pemerkosaan Anak di Pasuruan Siap Disidangkan

0
13
Para pelaku

FI.CO, Pasuruan – Polisi sudah melimpahkan kasus pemerkosaan dan pencabulan gadis di bawah umur. Berkas tersebut dinyatakan lengkap oleh kejaksaan dan para tersangka segera diadili.

“Berkas 3 tersangka yang masih di bawah umur MJ (17), SA (17) serta CH (14) sudah kami limpahkan dan dinyatakan lengkap oleh kejaksaan. Satu lagi berkas tersangka Fahrur Rozi (23) masih dilengkapi,” kata Kanit PPA Polres Pasuruan Aiptu Jupriadi melansir┬ádetikcom, Senin (1/10).

MJ, SA, Fahrur Rozi yang memperkosa korban dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2 UU/RI/35/2014. Sedangkan CH yang merupakan pacar korban hanya melakukan pencabulan dan dijerat pasal berbeda, yakni 82 ayat 1 UU/RI/35/2014.

“Untuk Fahrur Rozi juga dijerat pasal pemerkosaan. Berkasnya masih dilengkapi,” kata Jupri.

Sementara itu 2 tersangka lainnya sampai saat ini masih menjadi DPO. Kedua DPO ini juga turut melakukan pemerkosaan pada korban.

“Saya minta kedua DPO ini segera menyerah,” tandasnya.

Seorang gadis bdi bawah umur di Kabupaten Pasuruan diperkosa dan dicabuli 6 remaja. Aksi bejat ini bermula saat korban diajak salah satu tersangka, CH, jalan-jalan ke sejumlah tempat pada 5 September lalu.

Di tengah perjalanan, CH mengajak korban ke rumah temannya, MJ (17). Namun ternyata, rumah MJ ibarat sarang macan bagi korban. Di sana MJ tengah dilakukan pesta miras bersama 4 temannya.

Tahu ada pesta miras, korban sempat meminta diantarkan pulang, namun CH menolak. Bahkan korban dibujuk oleh para tersangka untuk ikut pesta miras. Korban menolak minum miras, tapi terus dipaksa sampai akhirnya korban mau membuka mulutnya.

Korban dicekoki miras beberapa kali, hingga akhirnya korban tak sadarkan diri. Dalam pengaruh miras dan tak sadarkan diri itulah para tersangka mulai beringas. Melihat posisi korban tak sadarkan diri, mereka melampiaskan nafsunya bergiliran.

Setelah diperlakukan dengan keji, korban diantarkan pulang. Kepada orang tuanya, korban pun menceritakan aib yang menimpanya. Orang tua korban langsung marah dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

LEAVE A REPLY